SuaraMalang.id - Gempa dengan kekutan magnitudo 5,0 di Bali pada Rabu (14/8/2024) sekitar pukul 21:14 WIB. Pusat gempa berada di 156 kilometer, tepatnya di Barat Daya Jembrana.
Getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah Jawa Timur, seperti Jember, Banyuwangi, hingga Malang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Widodo Julianto mengatakan, hampir seluruh wilayah merasakan getaran gempa.
Pihaknya mengaku masih melakukan pendataan terkait dampak yang ditimbulkan dari gempa Jembrana tersebut. Tim Reaksi Cepat (TRC) dan sukarelawan, serta petugas Pusat Pengendali Operasional (Pusdalops) BPBD Jember masih terus memonitor.
"Sejauh ini masih belum ada laporan kerusakan akibat gempa bumi yang berpusat di Jembrana, namun kami terus memantau pascagempa," ujarnya dikutip dari Antara.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa bermagnitudo 5,0 mengguncang Jembrana Bali dan Banyuwangi, Jawa Timur.
Pusat gempa berada di laut pada kedalaman 15 kilometer atau berjarak 156 kilometer dari arah barat daya Jembrana, Bali.
Tidak ada potensi tsunami yang terjadi akibat gempa tersebut. Kendati demikian, warga diminta tetap waspada.
Getaran gempa juga dirasakan di sejumlah wilayah di Bali, seperti Badung, Tabanan, dan Denpasar dengan skala intensitas II-III MMI.
Baca Juga: Viral di Malang! Mobil Pakai Lampu 'Blitz' Bikin Silau, Polisi Tandai SIM Pemiliknya
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Teror Pocong Begal Hantui Malang Raya: Polisi Beri Peringatan Keras
-
Tanpa Gedung Tapi Moncer: KDMP Senggreng Raup Omzet Puluhan Juta Modal di Teras Desa
-
Arema FC vs PSIM: Misi Singo Edan Segel Kemenangan Ketiga Beruntun
-
Jasad Bayi Ditemukan di Kantong Plastik di Tepi Jalan Malang, Polisi Buru Pelaku Lewat Rekaman CCTV
-
Alarm Bahaya dari Malang: Saat Anak-anak Mulai Mahir Menggasak Motor dan Membobol Rumah