SuaraMalang.id - Penggunaan sound horeg menjadi pro dan kontra di Malang. Mereka yang merasa terganggu meminta agar ada larangan.
Namun nyatanya, masih ada yang memakainya. Seperti yang baru-baru ini viral di media sosial. Beredar sebuah video memperlihatkan beberapa warga sedang membunyikan 'sound horeg' di Malang.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @info_malang. Terlihat di video tersebut etalase sebuah toko pecah akibat getaran suara yang ditimbulkan dari sound horeg tersebut.
Diketahui, aksi tersebut dilakukan di Mendalanwangi, Wagir Malang. "Sedang viral di medsos sebelah, etalase sebuah toko di Mendalanwangi, Wagir, pecah karena sound horeg," tulis keterangan dalam video tersebut.
Unggahan tersebut mendapat banyak komentar dari warganet. Mayoritas menyayangkan masih adanya sound horeg.
"Karnaval Mojorejo wingi sam, tivine tonggoku mbeledos kenek sound horeg," komentar akun @iinset*******.
"Semoga Kab Malang segera melarang acara seperti ini," tulis @yant********.
"Masih ada karnavalan ga faedah kayak gini, mbok otaknya dipakai gitu lho. sdm oh sdm," komentar @co****.
"Itu warga nya gak ada gtu yg brani kompakan ngusir sound setan hiburan kok gak bs di nikmati," tulis @dapoe**********.
Baca Juga: Rekom PKB untuk Pilbup Malang Bocor, Sanusi Berpasangan dengan Latifah?
"Ayo bupati.. ikuti kota larang sound hore.. tidak ada manfaat bnyk mudhorot nya," komentar @odas*****.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
4.000 Personel Gabungan Siaga Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang, Ini Alasannya
-
Ketel Uap Pabrik Tahu Meledak di Malang, Seorang Pekerja Tewas
-
BRI Peduli Prioritaskan Korban Terparah dalam Penyaluran Bantuan Bencana Cisarua
-
5 Fakta Anak Curi Motor di Malang, Aksi Terekam CCTV hingga Diselidiki Polisi
-
BRI Dorong Transformasi Perbankan Lewat Human Capital BFLP Specialist 2026