SuaraMalang.id - Ketua DPC PKB Kota Malang, Fatchullah angkat bicara mengenai klaim rekomendasi partai kepada Moch Anton atau Abah Anton di Pilwali Malang 2024.
Isu tersebut muncul usai pertemuan antara Abah Anton dengan Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar beberapa waktu lalu.
"Terkait dengan rekom ke Abah Anton itu belum dikasih kabar. Kalau turun kan saya mesti diberitahu. Saya kira tidak mungkin di DPC tidak diberitahu, karena nanti tindaklanjutnya ada di DPC,” ujar Fatchullah dilansir dari Ketik.co.id--jaringan Suara.com, Senin (8/7/2024)
Fatchullah mengungkapkan, sejumlah nama yang mendaftar sebagai Bakal Calon Wali Kota Malang tengah melakukan Uji Kelayakan dan Kompetensi (UKK).
UKK merupakan tahapan calon sebelum mendapatkan surat rekomendasi. Nama-nama yang mendaftar akan mendapatkan ujian.
"Menurut aturan internal PKB, tahapan pertama bagi bacakada adalah menerima surat tugas yang diberikan oleh tim desk Pilkada dan DPP. Setelah itu, dilakukan evaluasi terhadap kelayakan dan kompetensi bacakada sebelum akhirnya diberikan rekomendasi resmi," katanya.
Kemudian surat tugas yang turun akan ditembuskan kepada DPC PKB Kota Malang. Pengurus cabang memiliki peran untuk mensosialisasikan bakal calon.
"Ya, adanya surat tugas itu nanti disampaikan kepada Bacakada dan DPC untuk membantu sosialisasi. Inikan masih didiskusikan dulu dari segala aspek. Dicek di lapangan, terus integritasnya, dan terakhir visinya misinya. Tentu, DPP akan melakukan langkah-langkah itu," katanya.
Pun demikian, dia menyampaikan DPP PKB tetap memiliki kewenangan untuk menunjuk langsung bacalon tanpa melalui tahapan surat tugas.
Baca Juga: Niat Cari Rumput Kok Embat Gergaji Mesin, Pria Asal Wagir Malang Kena Batunya
"Tapi, dengan kondisi saat ini di Kota Malang kan kita tidak memiliki incumbent. Jadi, ya proses internal partai akan tetap mengikuti aturan yang berlaku demi memastikan transparansi dan akuntabilitas," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
BRI Catat Lonjakan Transaksi QRIS 76 Persen pada Triwulan I 2026
-
Fenomena Gunung Es HIV di Malang: Mulai dari Ibu Hamil hingga Anak yang Tertular
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal
-
Demi Akses Keuangan, Mantri BRI Tempuh Pegunungan Toraja
-
Cek Toko On Flagship Store di Blibli Tersedia Banyak Model Terbaru