SuaraMalang.id - Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Minggu (9/6).
Bayu Irawan, seorang pemuda berusia 21 tahun dari Desa Wonokerso, Kecamatan Pakisaji, dikabarkan meninggal dunia setelah sepeda motornya menabrak pohon mahoni di tepi jalan.
Menurut Iptu M. Isrofi, Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Malang Kota, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 12.55 WIB saat korban yang mengendarai motor Honda Beat berwarna merah dengan nomor polisi N 6041 EAL kehilangan kendali.
"Pengendaranya tidak membawa identitas saat itu, namun berkat laporan relawan, kami mengetahui identitasnya," terang Isrofi.
Korban, yang diperkirakan berusia sekitar 30 tahun, diketahui mengenakan baju lengan panjang hijau bertuliskan "SCSG Crew", sandal warna putih kombinasi hitam, celana selutut, dan memiliki rambut botak di bagian dahi.
Saksi di lokasi kejadian menyebutkan bahwa korban sedang berkendara dari arah selatan menuju ke jembatan di Kedungkandang.
"Korban kehilangan kendali saat melintas di depan SDN Buring, motor oleng ke kiri dan menabrak pohon di tepi jalan," tambah Isrofi.
Akibat tabrakan tersebut, motor korban pecah di bagian fairing sebelah kiri dan korban, yang tidak mengenakan helm, mengalami luka parah di kepala dan dinyatakan meninggal di lokasi kejadian.
Polisi menduga bahwa kondisi jalan yang licin akibat hujan menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan. Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan termasuk menunggu hasil visum et repertum dari Instalasi Kedokteran Forensik Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.
Baca Juga: Waspada! 37 Anak di Kabupaten Malang Jadi Korban Kekerasan Sepanjang 2024
Insiden ini menjadi pengingat penting tentang pentingnya keamanan berkendara, terutama pentingnya penggunaan helm saat berkendara untuk melindungi kepala dari luka fatal saat terjadi kecelakaan.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Waspada! 37 Anak di Kabupaten Malang Jadi Korban Kekerasan Sepanjang 2024
-
Topeng Panji dan Sekartaji Jadi Maskot Pilkada Kota Malang 2024, Apa Maknanya?
-
Misteri Pengendara Motor Tewas Tanpa Identitas di Jalan Mayjen Sungkono, Polisi Ungkap Ciri-ciri
-
Mengukur Peluang Sutiaji Maju Bakal Calon Wali Kota Malang
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Alasan Keselamatan, Pemkot Malang Serahkan Pengelolaan Jalur Perlintasan Kereta ke KAI
-
Serbuan Penumpang di Libur Iduladha: 5.460 Penumpang Padati Stasiun Malang
-
Ledakan Petasan di Singosari Malang Hanguskan Rumah dan Lukai Balita
-
Wakil Ketua DPRD Malang Alayk Mubarok Viral usai Merokok Saat Sidang, Standar Etik Dipertanyakan
-
Teror Pocong Begal Hantui Malang Raya: Polisi Beri Peringatan Keras