SuaraMalang.id - Kecelakaan maut terjadi di perlintasan sebidang kereta api di Jalan Sidodadi, Dusun Sememek, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang pada Senin (10/6/2024) yang mengakibatkan kematian seorang pengendara motor.
Korban, Ali Mas'ud (60), warga setempat, meninggal di tempat kejadian akibat tabrakan dengan kereta api Penataran 431 jurusan Surabaya-Blitar.
Menurut keterangan Kapolsek Pakisaji, AKP Teguh Iman Sugiharto, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 10.45 WIB saat korban yang mengendarai sepeda motor Honda Impressa dengan nomor polisi N 6717 BM melintas di perlintasan tanpa palang pintu.
"Diperkirakan korban kurang konsentrasi dan tidak melihat kereta api yang hendak melintas. Jaraknya sudah dekat sehingga terjadi kecelakaan," ungkap AKP Teguh.
Dampak dari tabrakan tersebut sangat fatal, dimana korban mengalami patah tulang punggung sisi kanan, luka robek, dan patah tulang di kaki kanan, serta luka robek di kepala bagian belakang.
"Sepeda motor beserta korban sempat terpental sejauh kurang lebih 10 meter ke arah selatan dari titik terjadinya kecelakaan," tambah Kapolsek.
Petugas Polsek Pakisaji yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan penyelidikan dan olah TKP. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan untuk proses visum et repertum.
Polisi juga telah mengamankan motor korban yang rusak parah sebagai barang bukti dan sedang menyelidiki lebih lanjut penyebab pasti kecelakaan tersebut.
"Saat kejadian, tidak ada relawan penjaga palang pintu di perlintasan sebidang kereta api tersebut. Ini menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan fatal ini," pungkas AKP Teguh.
Baca Juga: Geger! Kerangka Manusia di Kebun Tebu Hebohkan Warga Malang
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran akan keselamatan di perlintasan sebidang dan pentingnya pengawasan yang lebih ketat di area-area rawan kecelakaan seperti ini untuk mencegah terulangnya tragedi serupa di masa depan.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Geger! Kerangka Manusia di Kebun Tebu Hebohkan Warga Malang
-
Gerebek Rumah Produksi Minyakita Palsu di Malang, 7 Orang Ditangkap
-
Gerebek Pabrik Miras Rumahan di Malang, Polisi Sita Ribuan Liter Trobas Siap Edar
-
Eks Kadis Kesehatan Somasi Bupati Malang Terkait Pencopotan Jabatan
-
Niat Cari Rezeki Berakhir Tragis! Kakek Pemotor Tewas di Hantam Panther
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kasus Super Flu Kota Malang Diklaim Terkendali, Seluruh Pasien Sembuh!
-
Wakil Wali Kota Batu Bongkar Teknik Rahasia Komunikasi Politik Dasco
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya
-
Konflik Dualisme Yayasan SMK Turen Malang Memuncak, Ribuan Siswa Terpaksa Tak Sekolah
-
Kronologi Yai Mim Jadi Tersangka Pornografi, Ini Penjelasan Polresta Malang Kota