SuaraMalang.id - Tragedi kecelakaan mengerikan kembali terjadi di jalur maut Klemuk, Kota Batu, pada hari Minggu (2/6) akhir pekan lalu, mengakibatkan satu korban meninggal dan dua lainnya luka-luka.
Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah keluarga asal Jombang yang sedang dalam perjalanan menuju Kota Batu.
Korban yang meninggal di tempat kejadian diidentifikasi sebagai Asad Umar, 48 tahun. Dikabarkan, ia sedang membonceng istri dan anaknya menggunakan motor Honda Vario dengan nomor polisi S 6325 ZS.
Menurut laporan, kecelakaan itu terjadi ketika motor mereka hilang kendali diduga karena rem blong dan menabrak sebuah mobil pikap di depannya.
Kanit Gakkum Laka Lantas Polres Batu, Ipda Hendri Setiawan, membenarkan kejadian tersebut dan menambahkan bahwa kontur jalan yang menurun dan ekstrem di jalur tersebut meningkatkan risiko kecelakaan.
"Motor tersebut datang dari arah Barat menuju Timur melintasi jalur alternatif Klemuk dan hilang kendali," ujar Hendri.
Sementara Asad Umar meninggal di lokasi karena luka parah di kepala, istri dan anaknya, Eka Puspitasari (42) dan Jihan Agustin (4), selamat dengan luka ringan. Keduanya telah dilarikan ke RS Hasta Brata Batu untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Hendri mengimbau pengendara untuk lebih berhati-hati dan mengecek kondisi kendaraan sebelum melintasi jalur yang berpotensi berbahaya.
"Jika dirasa kondisi motor tidak baik, sebaiknya melewati jalur konvensional saja untuk menghindari kejadian serupa," tegasnya.
Baca Juga: Warga Batu dan Malang Bisnis Ganja, Terancam 20 Tahun Penjara
Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan yang terjadi di jalur Klemuk, yang terkenal dengan tingkat kecelakaan tinggi, seringkali memakan korban jiwa.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Warga Batu dan Malang Bisnis Ganja, Terancam 20 Tahun Penjara
-
Liburan Berujung Duka, Ayah Tewas Usai Motor Diduga Rem Blong di Klemuk
-
Viral Aksi Pemukulan Driver Ojol di Kota Batu: Gak Bahaya Tah
-
Siswa Bunuh Siswa, Begini Tanggapan Kepala SMPN 2 Kota Batu
-
Hak Pendidikan Para Pelaku Penganiayaan Teman SMP Dijamin Pj Wali Kota Batu
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Modus Program UMKM, 227 Warga Malang Terpikat Sandiwara ASN Gadungan
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang