SuaraMalang.id - Kecelakaan beruntun terjadi di Tol Pandaan-Malang, tepatnya di Kilometer 58,600 A pada Senin (3/6/2024) sekitar pukul 02.00 WIB.
Tiga kendaraan terlibat, yakni Mobil Unit 211 JPM, pikap Grandmax, dan bus Putra Sarana. Satu orang dilaporkan meninggal dunia dalam kejadian tersebut.
Kasat PJR Polda Jatim, Kompol Imet mengatakan, kecelakaan bermula saat Grand Max melaju dari arah utara menuju selatan.
Mobil pikap melaju dengan kecepatan sedang di jalur dua. Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi mobil pikap mengurangi kecepatan karena ada kecelakaan yang terjadi sebelumnya.
Ketika itulah melaju dari arah belakang bus Putra Sarana yang langsung menabrak pikap Grand Max.
Kerasnya benturan mengakibatkan pikap terguling di jalur 1. Mobil pikap baru berhenti setelah menabrak kendaraan unit 211 JPM yang sedang berhenti dengan posisi menghadap ke timur.
"Satu orang yang meninggal dunia di lokasi yakni pengemudi pikap,” kata Imet dilansir dari BeritaJatim--partner Suara.com, Senin (3/6/2024).
Kompol Imet menduga kecelakaan tersebut dipicu akibat sopir bus yang kurang kosentrasi.
“Dugaan kami, pengemudi bus kurang konsentrasi sehingga menabrak kendaraan Grand Max yang ada di depannya. Untuk kondisi kendaraan Grand Max sendiri dalam kondisi rusak parah,” katanya.
Baca Juga: Melaju Kecepatan Tinggi Sembari Mengantuk, Sopir Bus Study Tour SMP PGRI 1 Wonosari Jadi Tersangka
Selanjutnya, korban pengemudi pikap sudah dibawa ke rumah sakit. Sementara itu, untuk kendaraannya sendiri dibawa ke Mako Purwodadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur
-
Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar
-
BRI Siapkkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Ini Tujuannya
-
Modal Rp25 Juta Beli 5 Kg Ganja di Medsos, Petani Asal Malang Diciduk Polisi