SuaraMalang.id - Konflik antara Israel dengan Palestina kembali memanas. Tentara zionis dikabarkan melancarkan bom di beberapa kawasan tepi barat.
Situasi yang kembali bergejolak tersebut ternyata berdampak pada investasi di Kota Malang.
Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang, Arif Tri Sastyawan menyebutkan ada dua brand besar yang batal masuk menanamkan modalnya di Kota Malang. "Dari kejadian kemarin di Palestina dengan Israel itu berpengaruh kepada brand di PMA (Penanaman Modal Asing), akhirnya mundur," ujar Arif dikutip dari TIMES Indonesia--jaringan Suara.com, Kamis (30/5/2024).
Brand besar yang dimaksud bergerak di sektor makanan cepat saji. Rencananya, kata Arif, kedua merek akan membangun usahanya di kawasan Stasiun Baru Kota Malang dan wilayah Jalan Mayjend Pandjaitan atau area Mbetek.
"Padahal izin lengkap semua, tinggal bangun. Begitu konflik, dua brand ini mundur," ungkapnya.
Kedua brand besar asing tersebut khawatir dengan memanasnya situasi di Gaza, berdampak pada penjualan.
"Mereka dengan adanya boikot makanan itu berdampak pada penjualan mereka dan berimbas ke pembangunan. Jadi ditunda, menunggu situasi," ucapnya.
Sebelumnya, Israel menyerang dengan mengirimkan bom-bom mereka ke kawasan area Al-Mawasi di sebelah barat Kota Rafah, Jalur Gaza selatan.
Sedikitnya 21 warga Palestina tewas dan puluhan lainnya luka-luka per Selasa (28/5) akibat serangan Israel terhadap tenda-tenda pengungsian di area Al-Mawasi di sebelah barat Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, menurut sumber keamanan dan medis Palestina.
Baca Juga: Daftar Nama Calon Anggota DPRD Kota Malang Terpilih Periode 2024-2029
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Kardus di Kebun Tebu: Bayi Berjaket Merah Ditemukan Tak Bernyawa di Malang
-
Tantangan Menembus Alam: Ikhtiar Kabupaten Malang Merdeka dari Zona Buta Sinyal
-
Demi KDMP, 21 Lahan Hijau di Kota Malang Terancam Alih Fungsi
-
Berawal dari Curhat Talent di Medsos, YouTuber Gus Idris Jadi Tersangka Pelecehan Seksual
-
Mukjizat di Jurang: Drama 7 Hari Penyelamatan Cakra dari Jalur Maut Semeru