SuaraMalang.id - Bursa calon Bupati dan Wakil Bupati Malang untuk Pilkada 2024 semakin memanas dengan banyaknya tokoh yang mulai resmi mendaftar ke partai politik.
Politisi senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Lathifah Shohib, akan resmi mendaftar sebagai bakal calon Bupati Malang pada Senin (20/5/2024).
Dalam pendaftarannya, Lathifah akan didampingi oleh artis nasional yang juga anggota DPR RI dari PKB, Arzeti Bilbina.
Dalam undangan yang tersebar, Lathifah Shohib menyebutkan akan mendaftar di kantor DPC PKB Kabupaten Malang pada pukul 09.00 WIB.
Kehadiran Arzeti Bilbina akan mendampingi Lathifah dalam prosesi pendaftaran tersebut.
"Betul. Senin (20/5/2024) akan mendaftar ke kantor DPC PKB Kabupaten Malang. Mohon doanya ya," kata Lathifah Shohib, Sabtu (18/5/2024).
Lathifah Shohib menyatakan kesiapannya untuk maju di Pilkada Kabupaten Malang 2024.
"Untuk kemajuan dan kemaslahatan Kabupaten Malang. Siap menjalankan perintah partai. Siap melayani masyarakat Kabupaten Malang. Karena memang banyak warga Kabupaten Malang yang meminta untuk kembali maju," ujar Lathifah.
Saat ini, beberapa bakal calon sudah mendaftar melalui PKB, termasuk H Kholiq, Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, dan Unggul Nugroho, kader Partai Gerindra. Lathifah Shohib akan menjadi nama berikutnya yang mendaftar.
Lathifah Shohib sebelumnya pernah menjadi calon Bupati Malang berpasangan dengan mantan Sekda Kabupaten Malang, Didik Budi Muljono, dalam Pilkada 2020. Pasangan ini dikenal sebagai pasangan Ladub.
Mereka bersaing ketat dengan pasangan HM Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi) yang diusung oleh PDIP dan pasangan independen Heri Cahyono-Gunadi Handoko.
Pada Pilkada 2020, pasangan Sanusi-Didik meraih kemenangan dengan 530.449 suara (45,51 persen), sedangkan pasangan Lathifah-Didik meraih 491.816 suara (42,19 persen). Pasangan Heri Cahyono-Gunadi Handoko memperoleh 143.327 suara (12,30 persen).
Menurut informasi yang dihimpun oleh TIMES Indonesia, Lathifah Shohib terus berjuang untuk mendapatkan rekomendasi dari PKB.
"Sudah final dari PKB mengusung Bu Nyai Lathifah. Sudah ada restu dari Ketum DPP PKB Muhaimin Iskandar," ungkap sumber internal PKB yang tak ingin disebutkan namanya.
Saat ini, Lathifah Shohib masih berada dalam posisi sebagai calon Bupati Malang. Namun, situasi politik yang dinamis memungkinkan perubahan posisi menjadi calon Wakil Bupati Malang. "Sampai saat ini masih dinamis. Segala kemungkinan bisa saja terjadi," tambahnya.
Berita Terkait
-
Gagal Total! Mimpi Maju Pilkada Malang Kandas, Calon Independen Ini Lakukan Kesalahan Fatal
-
Sam HC dan Rizky Boncell Lolos Pilkada 2024, Apa Rahasia Suksesnya?
-
Sikap PJ Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Bikin Partai Politik Gigit Jari
-
Gagal Jalur Perseorangan, Duo Pengusaha Malang Ini Siapkan Jurus Rahasia untuk Pilkada
-
Pilkada Belum Dimulai, Perang Banner Sudah Memanas di Malang, Satpol PP Turun Tangan
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
-
Listyo Diberhentikan, Suyudi Dilantik Prabowo Siang Ini Jadi Kapolri Baru Usai Disetujui DPR
-
Listyo Sigit Prabowo Segera Diganti, DPR Setujui Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
Terkini
-
Nekat Ritual di Jalur Terlarang Puncak Batu Tulis, 9 Pendaki Ilegal di Malang Dievakuasi Dramatis
-
Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya
-
QLola by BRI, Solusi Cash Management untuk Payroll Perusahaan Skala Besar
-
BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas Berikan Nasabah Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Diduga Aniaya 8 Siswa, Eks Kepsek SMPN 18 Malang Tidak Dapat Bantuan Hukum dari Pemkot