SuaraMalang.id - DPC Gerindra Kota Malang tengah mempersiapkan kader-kader internalnya sebagai bakal calon walikota Malang.
Beberapa nama yang muncul di antaranya adalah Anggota DPRD Kota Malang Rimzah, Ketua DPC Gerindra Kabupaten Malang Chusni Mubarok, dan mantan pembalap nasional Ananda Mikola.
Hal ini disampaikan Ketua DPC Gerindra Kota Malang, Moreno Suprapto, saat dikonfirmasi pada Rabu (15/5). Ia menjelaskan bahwa proses ini merupakan bagian dari pertimbangan internal yang akan mempengaruhi partisipasi Gerindra dalam Pilkada Kota Malang.
“Dari Jakarta ada satu, Ananda Mikola. Lalu dari Malang ada dua, Rimzah dan dari Kabupaten Malang Chusni Mubarok,” ujar Moreno.
Moreno juga menyebut bahwa beberapa nama dari eksternal telah berkomunikasi dengan Gerindra, namun keputusan final masih menunggu hasil survei yang akan keluar pekan depan.
Proses ini dimaksudkan untuk memastikan kader internal Gerindra yang memiliki potensi maju dalam kontestasi perebutan kursi N1.
“Kami sedang memastikan kader internal. Ada beberapa survei yang dilakukan. Ananda Mikola misalnya, sudah menjadi kader sejak tahun 2014,” tambah Moreno.
Menurut Moreno, peluang yang sama juga dimiliki oleh Chusni Mubarok. Meskipun secara struktural, Chusni adalah kader yang diberi amanah sebagai Ketua DPC Gerindra Kabupaten Malang.
“Kota Malang juga merupakan daerah pemilihan Chusni Mubarok. Dia terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Jatim. Jadi kami perlu melihat hasil survei terlebih dahulu,” kata Moreno.
Selain itu, Moreno menyebut bahwa Partai Gerindra tetap membuka pintu untuk koalisi. Sejumlah partai politik telah melakukan komunikasi dengan Gerindra, namun Moreno belum bersedia menyebutkan nama-nama partai tersebut.
“Kami membuka pintu koalisi dengan semua partai. Sudah ada beberapa partai yang siap berkoalisi bersama. Tapi belum bisa disebutkan, kami sudah memiliki beberapa komitmen untuk menjalin kerja sama,” pungkas Moreno.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Satu Paslon Independen Pilkada Kota Malang Didepak, Apa Penyebabnya?
-
Heri Cahyono Melenggang Mulus Lewat Jalur Independen, Bisa Taklukkan Pilkada Kota Malang?
-
PKB Akan Usung Kholiq sebagai Wakil Bupati Malang Mendampingi Sanusi di Pilkada 2024
-
Persaingan Sengit Moreno Soeprapto dan Cak Udin di Pileg DPR RI Dapil Jatim V
-
Pileg DPR RI 2024 di Malang Raya: Moreno Soeprapto Pimpin Perolehan Sementara
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Optimistis Tumbuh Berkelanjutan, BRI Konsisten Perkuat Kepercayaan Lewat Buyback Saham
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur
-
Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar
-
BRI Siapkkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Ini Tujuannya