SuaraMalang.id - Sebuah video yang memperlihatkan rumah warga di Kabupaten Trenggalek dilempari kotoran kambing viral di media sosial.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram IloveTrenggalek, menunjukkan rumah yang berada di Dusun Nggares, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo.
Dalam unggahan tersebut, terdapat narasi yang menyebutkan bahwa tindakan tersebut didorong oleh rasa iri terhadap pemilik rumah.
Sang pengunggah menulis, "Orang iri rumah tetangganya disebar kotoran kambing sama tanah, katanya mau membuat rusak rumah tangga tetangganya sama karir anak-anaknya semua agar bubar, viralkan min supaya dapat karma sosial."
Percakapan dalam video juga menggambarkan kekesalan pemilik rumah akibat ulah orang tak dikenal tersebut.
"Aku yo ra tahu rasan-rasan (saya tidak pernah membicarakan keburukan orang)," kata seorang perempuan dalam video itu.
Unggahan tersebut mendapat berbagai tanggapan dari warganet. Salah satunya akun renaldypnd yang berkomentar, "Hidup di desa tak setenang yang kau kira." Akun lainnya, yogie_ywk, menyarankan, "Jika ada bukti, laporkan polisi, pasal perbuatan tidak menyenangkan, bisa diproses hukum, ancaman penjara."
Kepala Desa Tasikmadu, Wignyo Handoyo, saat dikonfirmasi oleh SURYAMALANG.COM, membenarkan kejadian tersebut. "Video itu benar terjadi di sini, di rumah salah satu warga sini," kata Wignyo, Kamis (16/5/2024).
Namun, hingga kini belum diketahui siapa pelaku yang sengaja membuang kotoran kambing ke rumah warga tersebut.
Menurut Wignyo, pemilik rumah baru mengetahui kejadian tersebut pada pagi harinya. "Warga ramai-ramai melihat kotoran kambing sudah berserakan di depan rumah yang bersangkutan. Mungkin dibuang pada malam harinya," tambah Wignyo.
Wignyo juga menyatakan belum mengetahui motif dari perbuatan tersebut dan enggan berspekulasi lebih lanjut. Ia khawatir hal tersebut bisa menimbulkan keresahan serta berpotensi memecah belah kerukunan antar warga yang dapat timbul dari rasa saling curiga antara satu dengan lainnya.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Mobil Pengantar Pengantin Terjun ke Jurang, Satu Penumpang Tewas
-
Rumah Hanyut dan Pengendara Motor Terperosok ke Sungai Akibat Banjir di Trenggalek
-
Kiai dan Anaknya Cabuli 12 Santriwati, Korban Kemungkinan Bertambah
-
Kiai Pengasuh Ponpes dan Putranya Ditahan Polisi, Cabuli Santriwati
-
Wanita Trenggalek Ditipu Pacar, Mobil Avanza Dibawa Kabur ke Banyuwangi
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Lawan Cekikan Harga BBM, Pemkot Malang Siap Hijrah ke Kendaraan Listrik
-
Latja Akpol di Polres Malang Fokus Perkuat Pengalaman Lapangan Taruna
-
Kardus di Kebun Tebu: Bayi Berjaket Merah Ditemukan Tak Bernyawa di Malang
-
Tantangan Menembus Alam: Ikhtiar Kabupaten Malang Merdeka dari Zona Buta Sinyal
-
Demi KDMP, 21 Lahan Hijau di Kota Malang Terancam Alih Fungsi