SuaraMalang.id - Mantan Bupati Jember era 2016-2021, Faida, kembali meramaikan bursa pencalonan kepala daerah pada Pilkada serentak tahun 2024 di Kabupaten Jember. Faida telah memulai perburuan rekomendasi ke sejumlah partai politik sejak beberapa pekan terakhir.
Pada Rabu petang (15/5), Faida mengembalikan berkas pendaftaran sebagai bakal calon bupati (Bacabup) ke Kantor DPC PDIP Jember. Diiringi oleh puluhan pendukung, tim, dan simpatisannya, Faida tiba di kantor PDIP dengan menunggangi Toyota Alphard.
"Saya hari ini mengembalikan formulir pendaftaran Bacabup ke Kantor DPC PDIP Jember," kata Faida kepada wartawan.
Faida menjelaskan bahwa keinginannya untuk kembali maju sebagai bupati Jember kali ini berbeda dengan situasi pada tahun 2020 lalu.
Dia mengaku bahwa pada Pilkada 2020, dia maju melalui jalur independen atas dorongan masyarakat, tetapi kali ini, dia didorong oleh partai-partai politik.
"Saya kembali maju kali ini di Pilkada 2024 dengan semangat yang berbeda. Kalau dulu mendaftar karena dorongan masyarakat dan menjadi independen juga karena dorongan pendukung. Kali ini justru partainya yang datang memberikan dorongan kepada saya demi kebaikan masyarakat Jember, dan saya merespon itu dengan semangat saya," ujar Faida, Kamis (16/5/2024).
Perempuan yang kini menjabat sebagai Ketua DPW Partai Perindo Jawa Timur ini juga membantah anggapan bahwa dia tidak butuh partai politik dalam pencalonannya. Faida menegaskan bahwa dia tidak pernah mengatakan tidak butuh rekomendasi partai.
"Saya tidak pernah mengatakan saya tidak butuh rekom partai. Dulu masyarakat yang mendorong saya hingga menjadi calon independen, dan pada tahun 2020, saya juga mendaftar ke PDIP meskipun pada akhirnya PDIP tidak merekomendasikan saya. Itu sebagai bukti saya tidak pernah mengatakan tidak butuh rekom partai," jelas Faida.
Faida memilih PDIP sebagai salah satu partai yang diincar rekomendasinya karena pada saat menjabat sebagai Bupati Jember era 2015-2020, dia didukung oleh PDIP.
"Pernah ada sejarah, PDIP menjadi salah satu partai yang mengusung saya pada Pilkada tahun 2015, oleh karena itu kesempatan ini saya merasa perlu mendaftar ke PDIP, seiring dengan semangat teman-teman di lapangan," katanya.
Meski berkeinginan kembali menjadi bupati, Faida belum membeberkan calon wakil bupati (cawabup) yang diinginkannya. Saat ini, Faida fokus pada perburuan rekomendasi dari partai-partai politik.
Selain PDIP, Faida juga telah meminang rekomendasi dari Golkar, PKS, NasDem, PKB, dan rencananya akan menyusul ke PPP.
"Untuk wakil belum nanti masih menunggu, berunding dengan koalisi. Yang pasti, saya sudah selesai dengan agenda pribadi saya. Dan saya ingin di sisa hidup saya, bisa mengabdi untuk masyarakat, termasuk bersama PDIP," imbuhnya.
Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Jember, Widarto, menyebut bahwa kedatangan Faida untuk mengembalikan berkas pendaftaran ke PDIP Jember sudah sesuai dengan mekanisme yang berlaku di internal partai.
"Dan sesuai mekanisme berikutnya, kewenangan DPC Partai melakukan penjaringan ini akan dilakukan penyaringan oleh DPD dan DPP partai. Harapannya siapapun yang direkomendasikan DPP partai, tentu semua pengurus dan kader PDIP dalam posisi siap berjuang, bergotong royong bersama-sama," kata Widarto.
Berita Terkait
-
Rahasia di Balik Kesuksesan Megawati di Korea, Keluarganya di Jember Bongkar Semua
-
Mantan Kadis Pendidikan Kini Incar Kursi Bupati Jember
-
PDIP Jember Siap Gebrak Pilkada! Dua Kader Andalan Dipinang Jadi Cabup-Cawabup
-
Truk Terguling, Pemuda Tewas Tertimpa Kayu Sengon
-
Fluktuasi Harga Cabai di Jember Selama Ramadan
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Ancaman Cuaca Ekstrem Mengintai, Polres Malang Siagakan 800 Personel Kepung 4 Zona Rawan Bencana
-
Mendekam di Lapas Madiun, Oknum Polisi Polres Batu Resmi Dipecat Usai Terjerat Kasus Penipuan
-
Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba