SuaraMalang.id - Malam Lailatul Qadar yang digelar di Masjid Agung Jami Kota Malang diwarnai kericuhan. Penyebabnya, sejumlah pemuda yang menyalakan petasan saat jemaah masjid tengah salat.
Kejadian tersebut viral di media sosial. Dalam video yang beredar terlihat sejumlah orang ricuh.
Informasi yang dikumpulkan, peristiwa tersebut bermula saat sejumlah pemuda menyalakan petasan di tengah-tengah jamaah salat yang meluber hingga ke area Alun-alun Malang.
Kasat Samapta Polresta Malang Kota, Kompol Wiwin Rusli membenarkan kejadian itu. Kerusuhan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB.
"Kami mendapat laporan dari masyarakat adanya lemparan petasan. Saat itu juga anggota dari Sat Samapta bersama unsur Satlantas mendatangi lokasi," ujar Wiwin dikutip dari TIMES Indonesia--jaringan Suara.com, Jumat (5/4/2024).
Namun saat pihak kepolisian tiba, para terduga pelaku kericuhan tersebut sudah kabur. "Dari informasi yang kami terima, tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut," ungkapnya.
Wiwin mengimbau kepada pihak yang merasa dirugikan untuk melaporkanya ke Polresta Malang Kota. "Kami harap yang merasa dirugikan dan menjadi korban segera lapor ke kami. Sampai saat ini belum ada yang lapor," katanya.
Dia menegaskan, penggunaan petasan atau mercon tidak diperbolehkan. Pihaknya tak segan menangkap para pelaku petasan.
"Sesuai perintah bapak Kapolresta Malang Kota, apabila kami mendapati adanya kejadian serupa, tentu pelakunya segera kami amankan," tandasnya.
Baca Juga: Pengakuan Mengejutkan Pelaku Perampokan di Malang, Tega Membunuh Demi Bisa Menikah
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Bantu Warga Terdampak Gempa Flores, Relawan BRI Peduli Salurkan Kebutuhan Pokok
-
Cari Kendaraan Baru? BRI KKB Expo 2026 Hadirkan Solusi Pembiayaan yang Lebih Mudah
-
Rayakan HUT ke-81 RI, BRI Tebar Promo Spesial
-
Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap
-
Microsleep Sang Sopir Pikap Menghentikan Langkah Kecil Bocah Asal Malang Selamanya