SuaraMalang.id - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Malang kian mengkhawatirkan. Jumlah pasiennya terus meningkat sejak awal 2024.
Data dari Dinkes Kabupaten Malang, hingga 23 Maret 2024 sudah 905 kasus dengan kematian 10 orang.
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Kabupaten Malang, Chairiyah mengatakan, kasus DBD hampir merata di 12 kelurahan, 378 desa, dan 33 kecamatan.
Paling banyak, kasus DBD dengan kematian berada di Kecamatan Wagir dan Turen. Masing-masing wilayah ada dua orang meninggal dunia.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Malang dan Sekitarnya 31 Maret 2024
“Sisanya delapan kecamatan menurut data masing-masing satu orang kematian,” ujarnya dilansir dari Beritajatim.com--jaringan Suara.com, Minggu (31/3/2024).
Sebagai perbandingan, pada 2023 jumlah 1009 kasus dengan kematian 9 orang dalam setahun. Dengan wilayah terbanyak berada di Sumberpucung sebanyak dua orang kematian.
Dia pun memperingatkan warga Malang untuk tetap waspada akan bahaya demam berdarah.
DBD memiliki ciri-ciri dengan demam tinggi secara mendadak, nyeri di sekujur tubuh dan muncul bintik kemerahan.
Pada kasus tertentu bisa sampai pendarahan melalui hidung atau gusi. Segera periksakan apabila ditemukan ciri-ciri tersebut. Terlebih jika sudah mengeluarkan darah.
Baca Juga: Terkuak! Pelaku Tega Aniaya Putri Selebgram Emy Aghnia Gegara Korban Menolak Diobati
“Bila tanda itu muncul harap segera melakukan pemeriksaan ke dokter,” tegasnya.
Dinkes Kabupaten Malang terus melakukan penanggulangan untuk memutus rantai penularan DBD dan mencegah terjadinya KLB (kejadian luar biasa). Salah satunya dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan menguras, menutup, dan mengubur.
“Kami lakukan penyuluhan juga kepada masyarakat,” tambahnya.
Saat ini penderita DBD di Kabupaten Malang persentasenya banyak menyasar usia 15 tahun ke atas sebanyak 70 persen. Sedangkan di bawah 15 tahun 30 persen.
Berita Terkait
-
Liburan Anti Bosan di Malang Skyland: Panduan Lengkap Harga Tiket dan Aktivitas
-
BRI Tebar Kebaikan di Bulan Suci, Ribuan Sembako Disalurkan & Pemudik Dimudahkan
-
Demi Mengabdi, Mahasiswa Rantau AM UM Tak Pulang Kampung saat Lebaran!
-
6 Restoran di Malang untuk Halal bi Halal: Dari Nuansa Jawa Kuno Hingga Hidangan Internasional
-
Mau Mudik? Ini Daftar Harga Tiket Bus AKAP Jakarta-Malang Jelang Lebaran 2025
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
Terkini
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan
-
Program BRI Menanam "Grow & Green Diwujudkan di Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno
-
Isi Rumah Warga Gondanglegi Malang Ludes, Pelaku Ternyata Orang Terdekat