SuaraMalang.id - Proses rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2024 telah sampai di kabupaten/kota. KPU Kota Batu telah melakukan proses tersebut pada Selasa (27/2/2024).
Namun, proses rekapitulasi di Kota Batu sempat diwarnai protes akibat selisih data yang disebabkan oleh salah input jumlah pemilih.
Divisi Teknis KPU Kota Batu, Erfannudin mengatakan, protes tersebut datang dari saksi partai politik yang ada di Kecamatan Kota Batu.
Dia menjelaskan, pada sesi terakhir rekapitulasi ditemukan perbedaan data antara formulir D hasil dengan data elektronik dalam Sirekap. Jumlah laki-laki dan perempuan ternyata terbalik.
Pemilih laki-laki ternyata tercatat di kolom perempuan, begitupun sebaliknya.
"Dalam proses ini, ditemukan perbedaan data antara formulir D hasil dengan data elektronik dalam Sirekap. Kami mempersilakan saksi pasangan calon/partai politik dan Bawaslu untuk memeriksa dan melakukan koreksi saat terdapat perbedaan," katanya dilansir dari TIMES Indonesia--partner Suara.com, Rabu (28/2/2024).
Erfannudin memastikan perselisihan tersebut tertangani. Dia juga menyampaikan untuk hasil perolehan suara tidak terpengaruh. Tidak ada perubahan dari rekapitulasi yang telah dilakukan di kecamatan.
KPU Kota Batu telah menjalankan proses sesuai dengan PKPU No 05 tahun 2024. Semua temuan perubahan juga sudah dilaporkan.
"Kami menyampaikan segala perubahan dan penyebabnya, misalnya pada pengguna Daftar Pemilih Tetap (DPT) perempuan seharusnya 135 tetapi tercatat 136, atau pengguna Daftar Pemilih Tambahan (DPTB) seharusnya 0 tetapi tercatat 13. Begitu juga dengan Daftar Pemilih Khusus (DPK) yang seharusnya 13 tetapi tercatat 15," katanya.
Baca Juga: KPU Tulungagung Musnahkan 7.598 Surat Suara Rusak dan Kelebihan
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
CEK FAKTA: Megawati Jadi Tersangka Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Bahlil Dicopot dari Kursi Menteri ESDM dan Diganti Ignasius Jonan, Benarkah?
-
Gunung Semeru Erupsi 5 Kali, Awan Panas Meluncur hingga 3 Km ke Besuk Kobokan
-
CEK FAKTA: Prabowo Copot 103 Kader PDIP dari DPR Buntut Tolak RUU Perampasan Aset, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Purbaya Sebut Koruptor Tetap Kaya Meski Dipenjara, Benarkah?