SuaraMalang.id - Pengamat politik Jerry Massie memperkirakan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan bergabung dengan koalisi pendukung Prabowo-Gibran pasca Pemilu 2024, mengingat posisi sementara Prabowo-Gibran yang unggul dengan perolehan suara 57,4% dari total suara yang masuk hingga saat ini.
Perolehan suara sementara PKS yang mencapai 7,61% dianggap sebagai potensi besar untuk bergabung dalam koalisi pemerintahan mendatang.
Jerry menilai ada dua indikator kuat yang menunjukkan kemungkinan PKS merapat ke koalisi Prabowo-Gibran. Pertama, sejarah dukungan PKS terhadap Prabowo dalam beberapa kesempatan Pemilu sebelumnya, yang menandakan adanya hubungan baik antara PKS dengan Partai Gerindra.
Kedua, faktor Partai Demokrat dan SBY, di mana PKS pernah menjadi bagian dari koalisi pemerintahan SBY dan memiliki hubungan historis yang baik.
Baca Juga: AS Belum Mau Ucapkan Selamat ke Prabowo, Gedung Putih: Kami Menghormati Demokrasi
Pengamat juga menyinggung potensi Partai NasDem untuk bergabung dengan koalisi Prabowo-Gibran, berdasarkan dinamika politik saat ini.
Sementara itu, PKB dinilai memiliki kemungkinan kecil untuk bergabung karena perbedaan arah politik yang ditunjukkan sebelumnya.
Keberhasilan Prabowo-Gibran dalam mengumpulkan dukungan dari berbagai partai politik, termasuk PKS dan kemungkinan NasDem, dapat mengulang koalisi besar seperti pada Pemilu 2019, di mana sembilan partai politik bergabung mendukung koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin.
Jerry Massie memprediksi bahwa PDIP akan berada di posisi oposisi, ditemani oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP), menandai pergeseran konstelasi politik pasca Pemilu 2024.
Prediksi ini menunjukkan dinamika politik Indonesia yang terus berubah dan adaptif terhadap hasil pemilu serta kepentingan strategis masing-masing partai politik.
Baca Juga: Program Makan Siang Gratis Terus Dikritik, Gibran Terheran-heran
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Surya Paloh Nyaris 'Sulap' Kantor NasDem Bali Jadi Kedai Kopi! Ini Penyebabnya Batal
-
Prabowo-Gibran Salat Ied Bareng di Masjid Istiqlal, Polda Metro Jaya Kerahkan 710 Personel
-
Prabowo-Gibran Salat Ied di Istiqlal Besok: Ini Jadwal, Imam, Khatib dan Imbauan Penting
-
Deretan Publik Figur Tak Terima Usai Dituding Pendukung Prabowo-Gibran: Siapa Saja?
-
Sempat Bertemu dan Semeja dengan Jokowi, Puan Tegaskan Lagi: Hubungannya dengan PDIP Baik-baik Saja
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan
-
Program BRI Menanam "Grow & Green Diwujudkan di Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno
-
Isi Rumah Warga Gondanglegi Malang Ludes, Pelaku Ternyata Orang Terdekat