SuaraMalang.id - Mahfud MD, calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, dalam acara yang dihadiri sekitar 1.000 pemuda dari berbagai organisasi, menyoroti pentingnya kesesuaian antara visi-misi dan track record kandidat.
Pernyataan ini disampaikan dalam video yang diunggah di akun TikTok @mohmahfudmdofficial pada Senin (15/1/2024).
Mahfud menekankan bahwa para pemuda, sebagai pemilih cerdas, memiliki peran penting dalam menginformasikan dan mempengaruhi pilihan di lingkungan mereka.
Dia menyatakan bahwa visi dan misi yang tertulis oleh kandidat capres-cawapres belum tentu mencerminkan karakter nyata mereka.
"Ada kemungkinan visi dan misi tersebut ditulis oleh orang lain, tanpa berdialog dengan pengalaman nyata sang kandidat," kata Mahfud MD.
Dalam pidatonya, Mahfud memberikan beberapa contoh ketidaksesuaian antara pernyataan dan tindakan, seperti kandidat yang mengaku ingin menegakkan hukum namun ternyata sendiri adalah pelanggar hukum, atau mereka yang berjanji memberantas korupsi sementara terlibat dalam tindakan koruptif.
Contoh lainnya adalah klaim tentang penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) dan kehidupan sederhana, yang kontradiktif dengan tindakan dan gaya hidup kandidat tersebut.
Dalam hal ini, Mahfud mengingatkan para pemuda untuk mempertimbangkan track record para kandidat, selain dari visi dan misi mereka. Dia menegaskan bahwa track record seorang kandidat lebih penting dalam memilih pemimpin yang tepat.
Mahfud MD, dalam pernyataannya, tidak secara spesifik menyebutkan nama kandidat mana yang dia maksudkan. Namun, pesan yang disampaikannya jelas: pemilih, terutama pemuda, harus cermat dalam menilai dan memilih calon pemimpin berdasarkan bukti nyata kinerja mereka, bukan hanya janji-janji manis yang tertera dalam visi dan misi.
Baca Juga: Pengamat: Kalau 01 dan 03 Koalisi, Terbuka Peluang Pemakzulan Presiden Jokowi
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Pengamat: Kalau 01 dan 03 Koalisi, Terbuka Peluang Pemakzulan Presiden Jokowi
-
Baliho Capres Ganjar Pranowo - Mahfud MD di Pasuruan Rusak, Dugaan Intimidasi Kampanye
-
Mahfud MD Pede Menang di Madura Meski Hasil Survei Unggul Anies: Itu Kan Dulu
-
Nilai Semua Bakal Capres-Cawapres yang Ada, Ernest Prakasa Pesimistis
-
Data Gaji dan Tunjangan Mahfud MD Ditunjuk yang Baru Dipilih sebagai Cawapres Ganjar Pranowo
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang
-
Optimistis Tumbuh Berkelanjutan, BRI Konsisten Perkuat Kepercayaan Lewat Buyback Saham
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos