SuaraMalang.id - Arema FC belum mendapat kemenangan di delapan laga. Posisi tim berjuluk Singo Edan tersebut saat ini berada di dasar klasemen sementara Liga 1 2023/2034.
Klub asal Malang itu baru mengemas dua poin dari dua kali seri. Sisanya, Arema FC menelan kekalahan.
Imbas peforma yang buruk tersebut Joko 'Gethuk' Susilo turun jabatan mengurus akademi Arema FC. Sebelumnya, I Putu Gede juga telah mengundurkan diri.
Arema FC saat ini dipimpin Kuncoro. Dia mengaku juga heran dengan hasil yang didapatkan timnya.
"Kita sudah delapan kali gak bisa bangkit. Saya gak bisa komentar lagi," ujar Kuncoro dikutip dari Times Indonesia--jaringan Suara.com, Selasa (15/8/2023).
Dia pun menyinggung peforma pemain. Buruknya permainan Arema FC tak lepas dari adanya pemain yang jauh di bawah standar.
"Individu pemain ini ada yang jauh dari standar. Satu, dua orang lah. Saya gak ngomong siapa," ungkapnya.
Kuncoro menduga peforma pemain di bawah standar tersebut yang membuat permainan Arema FC tidak bisa sesuai harapan.
"Seperti kemarin (lawan RANS Nusantara FC), kita sudah atur taktik beberapa peluang sudah kita ciptakan. Tapi gak berhasil," katanya.
Baca Juga: Resmi Jadi Presiden, El Rumi Bertekad Bawa Nusantara United FC ke Liga 1
Singo Edan mengalami kekalahan 1-0 melawan RANS Nusantara FC.
Kuncoro mengaku akan segera memperbaiki beberapa sektor yang dinilai lemah. Dia berharap, Arema FC bisa segera meraih kemenangan di laga-laga selanjutnya. "Kita akan perbaiki, terurama di sektor lemah," imbuhnya.
Selain itu, Kuncoro juga menyebut kekalahan beberapa laga membuat mental pemain terganggu.
"Masalahnya ini mental. Kayaknya sulit sekali kalau sudah kalah, kalah terus. Peluang depan gawang gak gol itu sudah sulit, itu salah satu dari mental," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
50 Bundel Dokumen dan Misteri Perubahan Merek: Proyek Ambulans Malang Dibidik Jaksa
-
BRI KKB Expo 2026 Digelar Serentak, Nikmati Promo Kredit Kendaraan Berbunga Spesial
-
Heboh Isu Denda Cerai Rp300 Juta di Sidoasri Malang: Hoaks atau Benteng Rumah Tangga PMI?
-
Arena Judi Sabung Ayam di Malang Selatan Berakhir Jadi Abu
-
Angkot Malang Gratis bagi Pelajar Mulai Juli 2026: Hemat di Ongkos, Nyaman Sampai Sekolah