SuaraMalang.id - Setelah sukses menarik perhatian publik Indonesia sebagai Duta Seblak, Rafael Tan, mantan anggota grup pop SM*SH, buka-bukaan tentang masa suramnya.
Meski sekarang dia dikenal berkat kepiawaiannya memasak dan menyantap seblak di TikTok, Rafael mengungkapkan bahwa dia pernah mengalami jatuhnya karier dan masalah keuangan.
Dalam podcast bersama Deddy Corbuzier, Rafael mengenang masa di mana ketenarannya mulai memudar dan pendapatannya mengering, terutama saat pandemi COVID-19 melanda Indonesia.
"Saat kita merasakan 'oh, mulai sepi nih', kita mulai berpikir bagaimana cara bertahan di industri hiburan. Dan saya pun mengalami masa di mana tidak ada pekerjaan sama sekali di bidang hiburan. Apalagi saat pandemi, saya benar-benar tidak punya penghasilan," tutur Rafael, dikutip hari Rabu (12/7/2023).
Tanpa pekerjaan dan pendapatan, Rafael memutuskan untuk berjualan bakso aci. Pilihan ini bahkan memaksa dia untuk sementara waktu kembali ke kampung halamannya, Garut. Dia mengaku merasa lelah dan malu karena keadaannya saat itu.
"Saya sempat menjual bakso aci, karena benar-benar tidak ada kerjaan. Akhirnya melihat teman-teman musisi dan artis lainnya membuka bisnis makanan. Meski laku, tapi paling hanya cukup untuk membayar listrik. Akhirnya saya memutuskan untuk kembali ke Garut, saya sudah berpikir untuk berhenti," kenangnya.
"Saya berusaha bertahan selama tiga bulan dengan menjual bakso aci, membuat bakso sendiri, mengemas sendiri, dan mengurus pesanan sendiri, itu benar-benar melelahkan. Saya merasa lelah dan malu. Orang-orang mungkin berpikir 'gila sih Rafael', tapi saya tidak peduli dan masih memiliki cicilan untuk dibayar," tambahnya.
Rafael mengungkapkan dia merasa hancur ketika banyak komentar negatif tentang dirinya mulai bermunculan di layar kaca.
"Ada orang yang berkomentar, 'kasihan sekali sampai harus menjual bakso aci seperti ini.' Tetapi tidak apa-apa. Ketika live, banyak sekali komentar seperti 'sekarang live di sini ya, tidak laku lagi di TV'," jelas Rafael.
Baca Juga: Cerita Pilu Rafael Tan Banting Stir Dari Boyband ke Jualan Bakso Aci
Namun, Rafael tidak patah semangat. Dia berdoa dan percaya bahwa Tuhan akan mengangkat kembali derajatnya. Dan ternyata, keyakinannya tersebut terbukti. Saat ini, ia semakin populer karena konten seblaknya dan bisnisnya pun semakin sukses.
"Waktu saya merasa tidak memiliki pekerjaan sama sekali, saya hanya bisa berbicara dengan Tuhan. Tuhan, tidak apa-apa aku berada di fase hidup seperti ini, harus menjual bakso aci, tapi tidak apa-apa. Meskipun dunia ini merendahkan aku, tapi aku tahu Tuhan bisa meninggikan aku," pungkasnya.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Cerita Pilu Rafael Tan Banting Stir Dari Boyband ke Jualan Bakso Aci
-
Sepi Job, Rafael Tan Si "Duta Seblak" Ceritakan Perjuangan Hidup Hingga Titik Terendah Kehidupan
-
Cerita Sedih di Balik Viralnya Seblak Rafael: Gak Punya Uang Hidup di Jakarta
-
Viral Berkat Seblak, Rafael Tan Akui Pernah Kehabisan Uang hingga Dicibir Karena Tak Ada Job: Tuhan Bisa Meninggikan Aku
-
Tak Sengaja Bikin Konten Makan di TikTok, Seblak Rafael Jadi Pembawa Berkah
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Malang Dikepung Air: 15 Titik di 5 Kecamatan Terendam Banjir Setelah Hujan Deras
-
Tiba di Madinah: Akhir Penantian 48 Jam Kloter 16 Malang Setelah Drama 'Technical Landing' di Medan
-
Pesawat Alami Kendala Teknis, Satu Kloter Jemaah Calon Haji Asal Malang Tertahan di Kualanamu
-
Gema Tragedi Bekasi di Stasiun Malang: KA Jayabaya Terpaksa Parkir Demi Keselamatan
-
Maling Tak Punya Nurani! Saat Alat Pantau Gunung Semeru di Malang Digasak