SuaraMalang.id - Beredar video yang memperlihatkan rombongan bule menyalakan smoke bomb saat berada di Kawah Gunung Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur. Video itu pun viral di media sosial.
Video itu pertama kali dibagikan oleh akun instagram @ijenbluefiretour.
Dalam video berdurasi pendek itu terlihat beberapa Warga Negara Asing (WNA) berada di pinggir Kawah Ijen. Setidaknya ada tujuh bule yang berada di sana. Mereka tampak mengenakan masker respirator atau masker gas.
Masing-masing bule tersebut membawa smoke bomb yang sudah dinyalakan. Ada yang mengeluarkan asap berwarna hijau dan biru.
Mereka tampak berpose dengan latar kawah dan gunung. Diduga video itu diambil oleh tour guide.
Belum diketahui bagaimana para bule itu bisa lolos membawa smoke bomb.
Sebelumnya kasus serupa juga terjadi di Gunung Gede Pangrango. Seorang pendaki menyalakan smoke bomb di atas gunung hingga membuat pendaki lainnya tidak nyaman.
Sontak saja, unggahan tersebut pun dibanjiri komentar dari warganet.
"Tolong pemandunya disekolahin lagi tentang aturan pendakian dan pariwisata," ujar abay***
"WNAnya gak salah, yang salah guide kok diam aja, padahal bisa dibilangi lho kalau memang salah," kata firman***
"Jangan lupa dikumpulin lagi ya asapnya," komen refan***
"Yang videoin pasti guidenya sih ini, belajar dari kejadian di gede kemarin, kita ke alam ingin melihat view yang cerah, bukan malah dikotorin dengan asap ginian," komen albiz***
"Itu semua demi konten dan foto keren? Padahal banyak cara tanpa harus pakai smoke bomb loh. Ayo diusut pihak-pihak mana saja yang berperan melancarkan aksi ini, termasuk WNAnya dilacak dan diberi sanksi atau deportasi. Jangan lupa diperketat dan diperinci aturannya. Alam ngga butuh kita, kita yang butuh alam loh," komen honay***
Kontributor : Fisca Tanjung
Berita Terkait
-
Perketat Prosedur Pendakian, BBTNGGP Mengambil Langkah Preventif Usai Insiden Smoke Bomb di Gunung Gede Pangrango
-
Jangan Ditiru! Viral Gunung Gede Pangrango 'Dikotori' Oknum Pendaki dengan Smoke Bomb
-
Bak Luar Negeri! 4 Rekomendasi Wisata di Jawa Timur yang Wajib Dikunjungi
-
3 Destinasi Wisata Banyuwangi Nikmati Keindahan Alam Yang Asri, Instagramable, Ada Afrika Van Java
-
Jajanan Chiki Ngebul Bikin Anak Keracunan, DPR Desak BPOM Bertindak
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Detik-Detik Yaim Min Tumbang di Polresta Malang: Mengembuskan Napas Terakhir Saat Lapor Polisi
-
Kasus Terkubur Bersama Jasad: Akhir Dramatis Perjalanan Hukum Yai Mim di Balik Jeruji
-
Modal 3 Jutaan Bisa Punya Laptop Gahar? Ini 5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Pelajar
-
Wasiat Terakhir Yai Mim: Kepulangan Sunyi ke Pelukan Tanah Kelahiran
-
Teka-teki Napas Terakhir Yai Mim: Sehat Walafiat Sebelum Maut Menjemput di Polresta Malang