SuaraMalang.id - Seorang remaja perempuan berusia kurang lebih 16 tahun, AR, warga Kecamatan Gumukmas, Jember, menjadi korban pembunuhan oleh mantan pacarnya. Kejadian ini terungkap pada Kamis (29/12/2022) lalu.
Dari hasil penyelidikan Satreskrim Polres Jember, pelaku diketahui bernama Rizki Aji (22). Ia juga masih tetangga dekat satu desa dengan korban, yang jaraknya hanya 200 meter.
Terkait kehamilan korban, pihak keluarga mengaku tidak tahu. Pasalnya korban dikenal tertutup, dan lebih banyak mengurung diri di kamar. Terlebih setelah ini korban baru saja wafat.
“Dengan kasus ini, kami dari pihak keluarga korban pasrah sepenuhnya kepada kepolisian. Tentang perkara kasus yang menimpa di keluarga kami,” kata paman korban, Ahmad Zuhri, saat dikonfirmasi SuaraJatimPost.com--jaringan SuaraMalang.id--di rumahnya, Jumat (6/1/2023).
Ditanya tentang keseharian korban, lanjut Zuhri, remaja putri pasangan Rosidi dan Rosmiati itu, dikenal sebagai remaja perempuan yang penurut dan setiap keluar rumah selalu berpamitan dengan keluarga.
“Sehari-hari korban ini dikenal baik, tidak nakal sama sekali. Karena anak ini tidak suka keluar, kalau pulang sekolah langsung pulang. Kalau ada kepentingan apa (keluar rumah) pasti pamit. Kalau tidak ada saya, biasanya ke emaknya (nenek korban),” kata Zuhri.
Lebih lanjut Zuhri menyampaikan, pihak keluarga mengaku tidak ada yang tahu soal kehamilan korban, yang merupakan anak piatu, dengan ayah kandungnya yang sudah tak acuh dengan tanggung jawabnya terhadap anak.
“Korban ini anak tunggal. Ibunya sudah meninggal, besok ini mau Seribu harinya. Ayah kandungnya tidak peduli dengan korban," kata dia.
Zuhri mengatakan, selama ini justru Syaiful, ayah tiri korban, yang saat ini kerja sebagai TKI di Malaysia, yang selalu memberi uang dan memberikan biaya hidup.
Baca Juga: Sempat Buang Semua Barang Bukti, Pembunuh Siswi Hamil 2 Bulan Ditangkap Polres Jember
"Korban ini memang sering mengurung diri di kamar, akhir-akhir inilah (sebelum kejadian pembunuhan). Memang kami merasa aneh. Anak ini lebih banyak diam di rumah,” ungkapnya.
Terkait hubungan asmara antara korban dengan terduga pelaku pembunuhan, lebih lanjut Zuhri menyampaikan, pihak keluarga mengetahui kedekatan layaknya sepasang kekasih. Namun, pihak keluarga tidak menduga akan terjadi pembunuhan yang mengorbankan nyawa keponakanya itu.
“Awalnya waktu mau keluar itu, korban ceritanya ingin menemui. Ngomongnya kan cuma sebentar, selepas magrib itu pamit mau menemui si Rizki. Dia pamitnya ke Mbahnya. Lah setelah satu jam kok gak datang-datang, akhirnya HPnya korban ditelpon, tapi sudah tidak aktif nomernya,” kata Zuhri bercerita.
Selanjutnya, informasi dari masyarakat sekitar jika ada kejadian pembegalan. Karena diduga yang menjadi korban pembegalan adalah keponakannya, Zuhri dan keluarga menuju puskesmas. Namun demikian, pihak keluarga menyerahkan proses hukum kepada polisi.
"Apa pun hasilnya soal kasus ini kami pasrah kepada pihak kepolisian,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Sempat Buang Semua Barang Bukti, Pembunuh Siswi Hamil 2 Bulan Ditangkap Polres Jember
-
Kondisi Luka di Kepala dan Tengkurap di Kebun Kosong, Mayat Pria Misterius di Cengkareng Diduga Dibunuh
-
Rudolf Lakukan 26 Reka Adegan Pembunuhan Icha, Mulai Persiapan hingga Masukkan Jasad ke Dalam Mobil
-
Wanita Dibunuh Ditutup Karung di Medan Ternyata Mengalami Keterbelakangan Mental, Ini Kata Keluarga
-
Mayat Wanita Ditutup Karung di Medan Korban Pembunuhan, Pelaku Diciduk
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Dedikasi Mantri BRI Dewi Natalia, 15 Tahun Gerakkan Ekonomi Pedagang Lampung
-
Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan
-
Audiensi Berujung Ricuh: Anggota DPRD Malang Masuk RS Usai Diseruduk Warga
-
Mudahkan Transaksi dan Remitansi PMI, BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
Insiden Kampus UB Malang: Mahasiswa FK Jatuh dari Lantai Enam, Polisi Telusuri Motif