SuaraMalang.id - Bagi bunda yang memiliki anak berkebutuhan khusus, ada tips bagu neurosains untuk mempercepat proses belajar anak. Neurosains merupakan ilmu yang mempelajari sistem saraf makhluk hidup yang fokusnya adalah seluk-beluk otak manusia.
Anak berkebutuhan khusus ini mengalami keterbatasan atau pengecualian pada tingkat fisik, mental, intelektual, sosial atau emosional sehingga mereka memiliki cara didik yang istimewa.
Cara didik yang kurang sesuai memiliki efek yang mendalam pada proses pertumbuhan dan perkembangannya.
Menurut CEO Stress Management Indonesia Coach Pris, ketika orang tua dapat mendidik anak dengan tepat, otak anak dapat bekerja dengan benar dan anak menjadi lebih bahagia.
Ketika anak bahagia, mereka belajar dengan lebih cepat. Ketika anak dapat belajar dengan lebih cepat, prestasi mereka akan meningkat dan pastinya akan membanggakan orang tua dan orang-orang di sekitar.
Berikut empat rahasia neurosains agar anak dapat cepat dalam belajar, seperti dituturkan Pris dalam siaran resmi, Senin (14/11/2022).
Motivasi
Sebagian besar anak menyadari keterbatasan mereka sendiri dan oleh karena itu sering merasa cemas dan frustasi ketika mencoba melakukan sesuatu. Anda harus membantu mereka mengatasi kekurangan mereka dan menyadari potensi mereka. Anda juga harus meyakinkan mereka bahwa mereka mampu untuk melakukan apapun yang mereka impikan.
Pendidikan tepat
Baca Juga: Kisah Anak-anak Berkebutuhan Khusus Dibalik Ilustrator Jersey Tour de Borobudur
Pendidikan merupakan sarana penting bagi anak. Oleh karena itu, orang tua harus aktif mempromosikan kemampuan anak-anaknya dengan melibatkan mereka di sekolah. Anda dapat memilih sekolah inklusif yang mendukung perkembangan anak sesuai dengan kekuatannya masing-masing.
Pentingnya makna kehidupan
Terkadang anak tidak antusias belajar karena takut melakukan kesalahan dan kurang memahami pentingnya kegiatan tersebut. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mengajarkan dan berbicara kepada anak-anaknya tentang arti hidup. Misalnya, kegagalan bukanlah hal yang memalukan dan ilmu yang dipelajari akan berguna dalam bagi kehidupan.
Aktif dalam komunitas
Bergabung dengan komunitas dapat memberikan dampak positif bagi orang tua dan anak. Dengan cara ini anda dan anak dapat bersosialisasi dan bermain bersama seperti selayaknya.
Mendidik anak untuk sukses memang bukan persoalan yang mudah. Tapi ketika orang tua mau belajar dan berkembang untuk mengoptimalkan potensi anak didukung dengan lingkungan yang tepat, maka seorang anak, apapun kondisinya dapat mencapai prestasi sesuai dengan bidangnya.
Tag
Berita Terkait
-
Kisah Anak-anak Berkebutuhan Khusus Dibalik Ilustrator Jersey Tour de Borobudur
-
Rudolf Tobing, Pembunuh yang Senyum-Senyum Dorong Mayat Di Troli, Ternyata Mantan Pendeta dan Terapis Anak
-
Terkepung Api di Dalam Kamar, Siswi SLB di Sukabumi Tewas Mengenaskan
-
Dukung Pemenuhan Hak Anak, Pemkab Bogor Penuhi Lima Klaster KLA
-
Tangis Anak Berkebutuhan Khusus Korban Pencabulan di Taman Sari Pecah, Melihat Pelaku Hadir Secara Daring di Persidangan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
5 Fakta Menarik Cheveyo Balentien: Pemain Jawa-Kalimantan yang Cetak Gol untuk AC Milan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
Terkini
-
Gunung Semeru Erupsi Lagi, Letusan 700 Meter Warnai Pagi Malang dan Lumajang
-
CEK FAKTA: Dito Ariotedjo Sebut Jokowi Terima Rp 2 Triliun dari Gus Yaqut, Benarkah?
-
BRI Ungkap Prospek Fintech Indonesia di Hadapan Investor Global
-
Peran Strategis UMKM Disorot Dirut BRI dalam Forum Keuangan Global WEF Davos
-
CEK FAKTA: China Resmi Tutup Pintu Wisatawan Israel, Benarkah?