SuaraMalang.id - Merchandise Arema habis terjual menjelang hari ulang tahun ke-35 Arema, pada 11 Agustus 2022. Warga Malang antusias membeli atribut klub sepak bola berjuluk Singo Edan tersebut.
Terlebih, tiga kepala daerah di Malang Raya mengeluarkan surat imbauan terkait pemakaian atribut Arema FC untuk menyemarakan peringatan tahunan tersebut.
Alhasil, warga berbondong-bondong ke sejumlah gerai merchandise yang menjual atribut Arema.
Seperti diwartakan Timesindonesia.co.id jejaring Suara.com, imbauan memakai atribut Arema terbukti cukup berdampak pada roda perekonomian, khususnya UMKM.
Terpantau beberapa titik-titik penjualan merchandise sangat ramai. Terlihat ASN hingga wali murid yang juga disarankan memakai atribut Arema FC disekolahnya tampak memborong atribut Arema FC di Official Store Arema FC.
Manager Arema Official Store, Tjiptadi Purnomo mengatakan, bahwa adanya imbauan untuk menggunakan atribut Arema FC dihari jadi tim Singo Edan ini mengalami peningkatan penjualan di Official Store Arema FC di Jalan Mayjend Panjaitan No.42, Penanggungan, Kec. Klojen, Kota Malang.
"Total jersey yang terjual mulai launching tanggal 26 Juli 2022 sampai dengan hari ini sudah 1500 jersey. Untuk tshirt jaket dan merchandise lainnya semuanya hampir ludes terjual sampai malam ini," ujarnya, Rabu (10/8/2022).
"Seperti peningkatannya sangat besar, mungkin hingga 100 persen lebih karena memang ulang tahun Arema sangat berpengaruh sekali," imbuhnya.
“Arema FC sangat mengapresiasi atas surat edaran yang dikeluarkan oleh tiga pemerintah daerah berkaitan dengan HUT Arema FC ke-35 untuk menggunakan atribut Arema FC pada 11 Agustus besok, selain sebagai bentuk untuk menanamkan kebanggaan. Di sisi lain hal itu juga merupakan salah satu usaha untuk membangkitkan UMKM pasca pandemi covid-19,” ungkap media officer Arema FC, Sudarmaji.
Baca Juga: Doa Bersama Mengawali Detik-detik Perayaan Ulang Tahun ke-35 Arema di Kayutangan Heritage
Hal ini saja memberikan harapan baru bagi pengrajin merchandise terutama yang berkaitan dengan Arema FC, apalagi di dua tahun sebelumnya harus berjuang lebih untuk bisa bertahan lantaran diterpa covid-19.
“Semoga hal ini mampu mendorong pengrajin merchandise untuk terus tumbuh dan berkembang. Karena kami mendengar tidak sedikit pengusaha yang gulung tikar akibat pandemi. Sekali lagi kami memberikan apresiasi kepada tiga pemerintah daerah di Malang Raya yang juga menumbuhkan harapan baru terhadap industri merchandise Arema yang merupakan ikonik Malang Raya," tutupnya.
Berita Terkait
-
Doa Bersama Mengawali Detik-detik Perayaan Ulang Tahun ke-35 Arema di Kayutangan Heritage
-
Bejo Ditemukan Tewas Menggantung di Atas Pohon Dekat Rumahnya di Malang
-
Warga Gondanglegi Malang Tipu Kurir COD Dijebloskan Penjara
-
Arema FC Rayakan HUT-35, Catat Lokasi Pengalihan Lalu Lintasnya
-
Viral Ibu-ibu Bayar Belanjaan di Minimarket Malang Pakai Uang Palsu, Beruntung Kasirnya Tahu
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang