SuaraMalang.id - Seorang penambang pasir di area persawahan Kampung Renteng Dusun Kebondeli Utara Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menemukan tulang belulang diduga merupakan korban Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru.
Warga pun langsung menghubungi pihak desa agar petugas bisa mengetahui identitas korban. Penemuan tersebut terekam dalam video amatir yang diambil oleh warga.
Video itu kemudian diunggah oleh akun instagram @lumajangsatu. Dalam video tampak beberapa warga tengah berada di lokasi penemuan tulang belulang.
Seorang warga tampak membentangkan pakaian yang diduga milik korban.
Beberapa lembar uang kertas Rp 20.000 dan Rp 10.000 juga tampak ditemukan di lokasi. Uang tersebut diletakkan di atas batu.
Warga yang membentangkan pakaian itu diketahui mengenali pakaian dan celana yang ditemukan tersebut.
Korban diketahui bernama Ahmad Rendy Pratama (19) warga Dusun Kebonagung Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Berdasarkan informasi, hingga kini petugas mencatat kerangka dan tulang jenazah yang ditemukan hari ini sebanyak 67.
Seperti diketahui, Gunung tertinggi di Pulau Jawa, Semeru, mengeluarkan Awan Panas Guguran (APG) cukup besar pada 4 Desember 2021 lalu.
Baca Juga: Baznas Bangun 340 Hunian Sementara untuk Penyintas Erupsi Gunung Semeru
Gunung Semeru mengeluarkan guguran awan panas hingga lahar dingin dan meluluhlantakkan ratusan bangunan, merenggut nyawa sejumlah warga hingga hewan ternak mati atau terjebak dalam abu vulkanik.
Unggahan tersebut pun mengundang komentar bela sungkawa dari warganet.
"innalillahi wa inailaihi rojiun, husnul khotimah," ujar julia***
"ya allah, semoga husnul khotimah," kata rages***
"semoga husnul khotimah," imbuh didin***
"semoga tenang di alam baru dan diampuni segala dosa, amiin amiin," kata irwan***
Berita Terkait
-
Menikmati "Salju" di Kaki Semeru Ketika Suhu Mendekati Titik Beku
-
Suhu Nyaris Nol Derajat di Kaki Gunung Semeru, Fenomena Embun Upas Jadi Daya Tarik Wisatawan
-
Baznas Bangun 340 Hunian Sementara untuk Penyintas Erupsi Gunung Semeru
-
Residivis Asal Lumajang Ditembak, Kambuh dan 21 Kali Beraksi Mencuri Motor
-
Cegah Peristiwa Salim Kacil Jilid Dua, Komnas HAM Meminta Jaminan Keamanan Tiga Warga Lumajang
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Gunung Semeru Membara: Nasib 170 Pendaki di Ranu Kumbolo Akhirnya Terjawab
-
Koperasi Awards 2026: BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Dukung Ekonomi Kerakyatan
-
Semeru Membara: Jalur Pendakian Ditutup Total, Pendaki Dievakuasi!
-
BRI Gelar Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara, UMKM Lokal Ikut Tumbuh
-
Wajah Baru Stasiun Malang 2026: Tak Lagi Sekadar Transit, Bakal Jadi Surga UMKM