SuaraMalang.id - Usai mendatangkan tiga orang yang bekerja di lingkungan SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu, Jawa Timur, Denny Sumargo kini juga mengundang tiga korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh founder SMA SPI, Julianto Eka (JE).
Pada podcast yang tayang pada Selasa (12/7/2022) malam, ketiga korban membeberkan kejadian sebenarnya yang mereka alami. Mulai dari pelecehan seksual, kekerasan fisik, hingga eksploitasi ekonomi.
Tak hanya itu, mereka juga datang membawa sejumlah bukti yang turut disertakan di persidangan. Bahkan ada sejumlah bukti yang tidak boleh dikeluarkan karena tidak masuk dalam BAP.
Selain dua korban yang sebelumnya diundang di podcast Deddy Corbuzier, pada podcast kali ini juga hadir korban lainnya.
Korban yang merupakan alumni angkatan ke-10 itu mengaku sebagai korban eksploitasi ekonomi.
Ia bercerita, saat itu dirinya masuk ke divisi marketing. Selama duduk di bangku kelas 2 dan 3 SMA, ia tak pernah merasakan bangku pendidikan. Pasalnya, setiap hari Senin-Jumat, ia berada di kediaman JE di Surabaya, Jawa Timur.
"untuk marketing ke sekolah-sekolah yang ada di Surabaya, Gresik, sama Sidoarjo. Sabtu-Minggu balik lagi ke Batu.
Akibatnya, ia tak bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) yang seharusnya ia dapatkan.
Ia juga mengaku sempat mendapat perlakuan yang menurutnya kurang pantas.
Pernah suatu ketika ia disuruh tinggal di rumah oleh JE ketika seharusnya pulang ke Batu dengan alasan untuk mengembangkan skill. Di sana, korban diberikan motivasi di balkon dan sempat diciumi di sana.
Selanjutnya, pada suatu ketika, saat ada acara di Semarang dan menginap di hotel ia kembali dipanggil oleh JE untuk disuruh masuk ke dalam kamar. Di dalam, ia kembali diberikan kalimat-kalimat motivasi. Anehnya lagi, di dalam kamar tersebut ia justru dicium JE pada bagian pipi dan kening.
Tak lama, ia kemudian dipeluk oleh JE.
"meluknya itu bener bener (mohon maaf) payudara saya ditempel ke dada dia. Dia juga kayak mendesah gitu. Saya cuman mikir kok kayak gini, saya cuman panas dingin," paparnya.
Pada kesempatan itu, dua korban lainnya juga membawa sejumlah bukti yang ditunjukkan ke Denny Sumargo.
Salah satunya bukti rekaman CCTV yang memperlihatkan JE berada di hotel di lingkungan sekolah bersama seorang temannya yang bekerja disana.
Berita Terkait
-
Peristiwa yang Ramai Kemarin, Syarat 'Good Looking' Masuk UB Malang sampai Update Kasus Pencabulan Sekolah SPI
-
Fakta Terbaru Kasus Pelecehan Seksual di Sekolah SPI Kota Batu, Versi Teman Korban dan Kepala Asrama
-
Kekerasan Seksual: Julianto Pendiri SMA SPI Dijebloskan ke Lapas
-
Petisi Siswa Selamat Pagi Indonesia Pasca Penahanan Julianto Eka Putra, Kepsek: Ini Bukan Settingan
-
Kesaksian Teman Korban dan Ibu Asrama SPI Kota Batu soal Pelecehan Seksual: Saya Tak Pernah Melihat..
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Trio Brasil Arema FC Mengamuk, Benamkan PSM Makassar Tiga Gol Tanpa Balas
-
Misi Penebusan Dosa Singo Edan: Arema FC Harus Bayar Utang Kemenangan ke Suporter
-
Polresta Malang Kota Bongkar 32 Kasus Narkoba dalam Sebulan, Mahasiswa Ikut Terseret
-
31 Wisatawan yang Diamuk Massa di Pantai Wedi Awu Positif Narkoba, Kini Masuk Rehab
-
Petaka di Pantai Wedi Awu: Saat Video WhatsApp Memicu Amuk Massa Terhadap Wisatawan Surabaya