SuaraMalang.id - BMKG mencatat 34 rentetan gempa terjadi di Selatan Jawa Timur, Sabtu (9/7/2022) sejak pukul 03.27 WIB hingga 11.00 WIB. Gempa Selatan Jawa Timur disebut berasosiasi dengan sumber gempa megathrust.
"Dua gempa yang mengguncang kuat selatan Jawa Timur pagi ini memiliki mekanisme pergeseran naik (thrusting) yang berasosiasi dengan sumber gempa megathrust," kata Koordinator Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono melalui akun Twitternya dikutip SuaraMalang.id, Sabtu.
Apa itu gempa megathrust. Bahwa zona megathrust sebenarnya sekedar istilah untuk menyebutkan sumber gempa tumbukan lempeng di kedalaman dangkal.
Seluruh aktivitas gempa yang bersumber di zona megathrust disebut sebagai gempa megathrust dan gempa megathrust tidak selalu berkekuatan besar.
Hingga saat ini belum ada teknologi yang bisa digunakan untuk memprediksi kapan dan di mana gempa akan terjadi dan seberapa besar kekuatannya.
"BMKG: Hasil monitoring hingga saat pukul 11.00 WIB telah terjadi 34 kali aktivitas gempa susulan di selatan Jawa Timur," sambung Daryono.
Diberitakan sebelumnya, terjadi gempa di selatan Jawa Timur, pada Sabtu (9/7/2022) pagi tadi. Sejumlah wilayah, Malang, Blitar dan Lumajang dilaporkan merasakan getaran gempa tersebut.
Koordinator Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono melalui akun Twitternya mengatakan, gempa terjadi pukul 03.27.07 WIB dengan kekuatan magnitudo 5,2.
Sedangkan episenter gempa berada di laut, tepatnya di 175 Kilometer baratdaya Lumajang dan dengan kedalaman 47 Kilometer.
Baca Juga: Gempa Susulan Magnitudo 5,0 di Selatan Jawa Timur, Sudah 32 Kali Gempa Sejak Subuh Tadi
"Dipicu subduksi lempeng yang menunjam ke bawah Jatim. Dirasakan di Kepanjen, Lumajang, Blitar," ujarnya dikutip SuaraJatim.id, Sabtu.
Daryono menegaskan, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
"Tidak potensi tsunami, dua kali gempa susulan Magitudo 4,0 dan 4,1," imbuhnya.
Kekinian, lanjut dia, gempa di selatan Jawa Timur telah terjadi sebanyak 14 kali.
"Rentetan aktivitas gempa di selatan Jawa Timur sejak pukul 03.27 - 08.00 pagi ini sudah terjadi 14 kali gempa. Sebelum gempa utama (main shock) Mag. 5,2 juga didahului dua kali aktivitas gempa pembuka (foreshocks)," urainya.
Berita Terkait
-
Gempa Susulan Magnitudo 5,0 di Selatan Jawa Timur, Sudah 32 Kali Gempa Sejak Subuh Tadi
-
Prakiraan Cuaca Hari Ini Sabtu, 9 Juli 2022, Peringatan Dini BMKG Cerah Berawan Sebagian Kota Indonesia
-
Emak-emak Pemotor Masuk Tol Santai Meski Berkali-kali Diklakson, Netizen: Ras Terkuat
-
Malang Diguncang Gempa, Getaran Terasa Sekitar Dua Detik
-
Hutan-hutan Angker di Jawa Timur Ini Dijadikan Wisata Mistis, untuk Ritual Santet?
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang