SuaraMalang.id - Total 5.623 ekor hewan ternak di Kabupaten Malang, Jawa Timur, terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PMK). Paling banyak PMK mewabah di Malang Barat, meliputi Kecamatan Pujon, Ngantang dan Kasembon.
Berdasar data dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Malang, untuk wilayah Malang Barat terdapat 3.688 ekor hewan ternak dipastikan terpapar PMK.
Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto mengatakan, pihaknya menyeriusi penanganan wabah PMK.
"Penanganan PMK bisa menggunakan Dana Desa," ujar Didik mengutip dari Timesindonesia.co.id, Selasa (14/6/2022).
"Pemerintah Kabupaten Malang memberikan perhatian penuh terhadap wabah PMK ini. Karena yang terdampak adalah para peternak yang mengandalkan pendapatannya dari hewan ternak seperti susu sapi," jelasnya.
Lanjut dia, pemerintah sudah bergerak mengatasi wabah ini. "Setidaknya vaksin dari pemerintah pusat sudah keluar, besar harapan bisa dikonsentrasikan di Kabupaten Malang," kata mantan Ketua DPRD Kabupaten Malang ini.
Dia juga menyebutkan, Pemkab Malang juga sudah menyiapkan BTT atau Belanja Tidak Terduga untuk menangani wabah PMK di Kabupaten Malang.
Berita Terkait
-
Wabah PMK di Gresik Menggila, Sudah 3.731 Lebih Sapi Terpapar PMK
-
PMK Mewabah, Masjid Nurul Huda Malang Meniadakan Penyembelihan Hewan Kurban
-
Jumlah Ternak yang Terjangkit PMK di Cirebon Mendekati Angka Seribu, Puluhan Terpaksa Disembelih
-
Targetkan Nol Persen Pada 2024, Menko PMK: Kemiskinan Ekstrem Ibarat Kerak Nasi
-
Kapanewon Pleret Paling Banyak Kasus PMK, Bupati Bantul Tinjau Langsung ke Lokasi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Wasiat Terakhir Yai Mim: Kepulangan Sunyi ke Pelukan Tanah Kelahiran
-
Teka-teki Napas Terakhir Yai Mim: Sehat Walafiat Sebelum Maut Menjemput di Polresta Malang
-
Skandal Nikah Siri Sesama Jenis di Malang: Versi Berbeda Intan dan Rey Soal 'Suami'
-
Warga Malang Geger Hujan Es Sebesar Kerikil, Jangan Panik! Kenali Tanda-Tandanya
-
Rey di Malang Akui Istri Sudah Tahu Dirinya Perempuan Sebelum Menikah, Kini Berujung Polisi