SuaraMalang.id - Pagar taman Alun-alun Kota Malang kembali ambruk gegara ditabrak pengendara mobil, Rabu (08/06/2022) dini hari sekitar pukul 02.40 WIB.
Diduga mobil tersebut mengalami kecelakaan lalu menyeruduk pagar tersebut hingga jebol. Seperti dijelaskan Kanit Laka Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu Saiful Ilmi, kecelakaan terjadi sebab pengemudinya mengantuk.
Saat mengantuk Ia kehilangan kendali kemudian menabrak pagar tersebut. Pagar alun-alun yang jebol karena ditabrak ini tepat berada di pintu masuk sisi timur.
“Kronologi bermula saat mobil dobel kabin di kendarai HI (29) dan SDD (24) berjalan lurus dari arah timur ke barat, diduga pengemudi mengantuk sehingga membentur pagar Alun-Alun Tugu,” kata Ilmi, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.
Mereka berdua merupakan warga Kabupaten Malang. Kondisi pengemudi dan penumpang dalam keadaan baik-baik saja atau tidak mengalami luka yang fatal.
Kini pengemudi dan penumpang beserta kendaraannya masih berada di kantor Laka Lantas untuk menjalani penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut.
“Namun, akibat kecelakaan itu mobil yang bersangkutan dan pagar Alun-Alun Tugu Kota Malang mengalami kerusakan. Saat ini pihak pengemudi dan para penumpang masih diamankan untuk kepentingan penyelidikan,” imbuhnya.
Sebelumnya, pada November 2021 silam di Alun-alun Tugu, Kota Malang juga terjadi kecelakaan melibatkan dua kendaraan roda empat yang melaju dari arah timur menuju barat dan arah utara menuju arah selatan. Lokasinya berdekatan dengan kecelakaan Rabu dinihari tadi.
Saat itu, kecelakaan bermula dari mobil berwarna merah yang melaju dari arah SMA Tugu menuju arah barat menabrak mobil hitam yang juga menuju arah barat.
Baca Juga: Fakta-fakta dan Kronologis Nenek Tewas Mengenaskan di Malang, Diduga Dibunuh
Mobil hitam ditabrak dari belakang dan pengemudi kehilangan keseimbangan hingga memacu kendaraannya naik ke trotoar sampai menabrak tembok Alun-alun Tugu.
Berita Terkait
-
Fakta-fakta dan Kronologis Nenek Tewas Mengenaskan di Malang, Diduga Dibunuh
-
Cemburu, Warga Asal Purwakarta Ini Hanyutkan Pria Pujaan Hatinya saat Teler
-
Terpopuler Kemarin: Nenek Malang Tewas Mengenaskan hingga Sidang Perdana Mami Ambar Mucikari Lumajang
-
Arema FC Kalahkan Rans Nusantara FC 4 Gol Tanpa Balas
-
Kasus Dugaan Pembunuhan di Karangploso Malang, Polisi Memeriksa Keterangan Tujuh Orang Saksi
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Demi KDMP, 21 Lahan Hijau di Kota Malang Terancam Alih Fungsi
-
Berawal dari Curhat Talent di Medsos, YouTuber Gus Idris Jadi Tersangka Pelecehan Seksual
-
Mukjizat di Jurang: Drama 7 Hari Penyelamatan Cakra dari Jalur Maut Semeru
-
Logo Singa Serupa Milik Arema FC Didaftarkan ke DJKI oleh Sejumlah Pihak, Manajemen Klub Keberatan
-
Bertaruh Nyawa di Kedalaman 375 Meter: Drama Penyelamatan Cakra di Jurang Semeru