SuaraMalang.id - Hunian tetap bagi para korban erupsi Gunung Semeru di Desa Sumber Mujur Candipuro Lumajang Jawa Timur sudah ditempati sejak beberapa waktu lalu.
Wakil Presiden Ma'ruf Amin pun mengunjungi warga--korban letusan--yang sudah menempati rumah tersebut. Ia mengatakan masyarakat warga sudah merasa betah tinggal dengan fasilitas dan lingkungan di hunian tetap tersebut.
Ia pun menyarankan mereka agar tetap berada di sana dan tidak menjual rumah mereka tersebut. Demikian dikatakannya saat mengunjungi para korban itu.
"Saya minta jangan dijual," katanya seperti dikutip dari Antara, Kamis (03/06/2022).
Ma'ruf Amin juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan hunian tetap dan hunian sementara bagi korban erupsi Gunung Semeru.
"Saya menyampaikan terima kasih kepada Kepala BNPB, Kementerian PUPR, pemerintah daerah, semua yang telah bekerja sama, sehingga upaya memberikan tempat tinggal untuk para korban erupsi Semeru dapat terlaksana dengan baik," ujarnya.
Saat ini, hunian tetap yang berjumlah 1.951 unit untuk korban erupsi Gunung Semeru sudah selesai dibangun seluruhnya. Terkait hunian sementara, pembangunan yang sudah selesai sebanyak 437 unit dari target 1.951 unit; sedangkan sebanyak 441 unit sedang dalam proses penyelesaian dan 130 unit sudah dihuni warga.
Wapres menginstruksikan pembangunan hunian sementara selesai dalam waktu tiga bulan ke depan, sehingga lebih banyak masyarakat yang bisa tertampung.
Sementara itu, salah satu warga penghuni hunian tetap bernama Junaidi mengatakan kepada Wapres bahwa dirinya merasa nyaman tinggal di sana. Dia juga berterima kasih atas upaya Pemerintah menyediakan hunian bagi masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru.
Baca Juga: Wapres Tinjau Huntap dan Huntara Sumbermujur: Jangan Ada yang Menjualnya
Junaidi juga berharap pembangunan fasilitas tambahan di sekitar hunian, seperti pasar, sekolah, puskesmas, dan masjid, dapat segera selesai.
Tag
Berita Terkait
-
Wapres Tinjau Huntap dan Huntara Sumbermujur: Jangan Ada yang Menjualnya
-
Wapres Maruf Tinjau Pembangunan Hunian Korban Erupsi Gunung Semeru
-
Akhir Cerita Kasus Tendang Sesajen Di Gunung Semeru, Hadfana Firdaus Divonis 10 Bulan Penjara
-
Tak Terima Disebut Profesor Gadungan, Rektor UIC Musni Umar Seret Nama Wapres Maruf Amin
-
5 Sosok yang Kena Sentil Menohok Bintang Emon, Pejabat yang Mana Nih?
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Detik-Detik Yaim Min Tumbang di Polresta Malang: Mengembuskan Napas Terakhir Saat Lapor Polisi
-
Kasus Terkubur Bersama Jasad: Akhir Dramatis Perjalanan Hukum Yai Mim di Balik Jeruji
-
Modal 3 Jutaan Bisa Punya Laptop Gahar? Ini 5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Pelajar
-
Wasiat Terakhir Yai Mim: Kepulangan Sunyi ke Pelukan Tanah Kelahiran
-
Teka-teki Napas Terakhir Yai Mim: Sehat Walafiat Sebelum Maut Menjemput di Polresta Malang