SuaraMalang.id - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria tengah membagikan uang bergepok-gepok kepada pasangan pengantin, viral di media sosial.
Diketahui, lokasi pernikahan itu berada di Madura, Jawa Timur. Video itu pertama kali dibagikan oleh akun TikTok @p_12_as.
Dalam video berdurasi pendek itu terlihat suasana di sebuah pesta pernikahan.
Seorang pria mengenakan kemeja kotak-kotak lengan pendek dan peci terlihat berdiri di kerumunan para tamu. Ia kemudian mengambil segepok uang Rp 100 ribuan yang masih dibungkus plastik.
Ia kemudian merobek plastik tersebut dan mengambil beberapa ikat uang dan membuangnya ke kotak kaca berisi uang yang berada di depan pengantin.
Beberapa orang yang berada di samping pengantin pun turut menaburkan uang kertas dalam jumlah banyak tersebut ke dalam kotak kaca.
Di dekat kotak kaca tersebut juga tampak seorang pria yang diduga pengantin laki-laki tengah membawa tumpukan uang yang masih dibungkus plastik dan disegel. Sementara pengantin perempuan berdiri di sampingnya.
Diketahui, aksi tersebut merupakan sebuah tradisi saat acara pernikahan digelar. Para tamu memberikan uang tanpa diwadahi amplop sama sekali kepada pengantin alias langsung.
Biasanya tradisi tersebut disebut sangon nganten.
Baca Juga: 2 Pria Asal Sampang dan Bangkalan Duel Usai Cekcok, 1 Luka Serius Tangannya Tangkis Sabetan Celurit
Sangon nganten dalam Bahasa Indonesia artinya memberi uang secara langsung kepada pengantin.
Unggahan tersebut pun mengundang beragam komentar dari warganet.
"iya sih emang gitu madura kemarin adik sepupu gue padahal nikahnya kecil-kecilan dapat 300 juta," ujar rengsa***
"kenapa orang Madura banyak yang sukses lur, karena orang-orang Madura kalau masalah ibadah no 1 dan pantang menyerah," kata faiza***
"Di madura ga kaget, tetangga habis resepsi total 130 juta dapat buwuhan 300 jutaan lebih. Resepsi balik modal + rumah," imbuh alfa***
"Gak tau ya orang Madura punya usaha apa gitu gue lihat hampir semua rakyatnya kaya-kaya banyak duit," kata indi***
Berita Terkait
-
2 Pria Asal Sampang dan Bangkalan Duel Usai Cekcok, 1 Luka Serius Tangannya Tangkis Sabetan Celurit
-
Empat Polisi Dinyatakan Bersalah Dalam Kasus Penembakan Herman di Sumenep Madura
-
Kuah Segarnya Menggugah Selera, Begini Resep Mudah Membuat Soto Babat Khas Madura di Rumah
-
Madura United Gandeng Atta Halilintar Jadi Mitra: Mas AH Ini Sangat Cinta Sepak Bola
-
Kapal Nelayan Zidan Express dari Pantai Boom Banyuwangi ke Madura Dikabarkan Hilang
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Maling Tak Punya Nurani! Saat Alat Pantau Gunung Semeru di Malang Digasak
-
Terbongkar Sindikat Pengoplos Gas Elpiji di Malang Beromzet Jutaan
-
5 Jemaah Calon Haji Malang Batal ke Tanah Suci
-
Niat Sembuh Berujung Pilu: Kisah Istri di Malang yang Terjerat Muslihat Dukun Cabul
-
Main Mata dengan Mafia BBM: SPBU di Malang Dihukum Puasa Pertalite Selama Sebulan