SuaraMalang.id - Ziath Ibrahim Bal Biyd (ZI), sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Bagus Prasetya Lazuardi (26) mahasiswa kedokteran UB Malang.
Setelah kasus ini terkuak dan ramai menjadi sorotan publik, keluarga ZI mengaku shock berat menerima kenyataan tersebut. Hal itu disampaikan Kanit III Subdit III Jatantas Ditreskrimum Polda Jatim Kompol Trie Sis Biantoro.
Ia menjelaskan, sehari-hari ZI dengan SL (istrinya) baik-baik saja. Hubungan mereka juga bisa dibilang harmonis dan tidak ditemukan adanya permasalahan atau konflik.
Sejauh ini, Trie melanjutkan, ZI sebagai figur suami dan ayah baik-baik saja dan tidak pernah ada persoalan serius. Menerima kenyataan tersebut, SL dan TS (pacar korban) sontak shock.
"(Kualitas hubungan) biasa saja, sehingga saat si suaminya ini jadi tersangka, ya shock itu," katanya seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Jumat (22/4/2022).
Apalagi sosok tersangka, selama ini, atau sebelum terlibat kasus pembunuhan tersebut, belum pernah memiliki catatan kepolisian apapun.
"Kejahatan lain, belum pernah. Baru pertama ini," ungkap mantan Kabag Ops Polres Sidoarjo itu.
Sementara itu, sosok SL juga diketahui hanya berstatus ibu rumah tangga. Senin (18/4/2022) kemarin, ia bersama anaknya TS, ditemani seorang kerabat, menjalani pemeriksaan lanjut penyidikan kasus pembunuhan tersebut.
Karena, sebelumnya, proses penyelidikan awal atas kasus tersebut telah dimulai oleh Satreskrim Polres Pasuruan. SL istri tersangka, beserta anak tiri tersangka, TS telah diperiksa sebagai saksi.
Baca Juga: Jadwal Imsak Malang Sabtu 23 April 2022, Lengkap Bacaan Niat Puasa Ramadhan
Sekadar diketahui, Bagus Prasetya Lazuardi merupakan seorang mahasiswa aktif yang berkuliah di jurusan kedokteran sebuah kampus terkemuka di Malang.
Dia ditemukan meninggal pertama kali oleh para saksi dan penyidik kepolisian, di lahan kosong, Dusun Krajan, Purwodadi, Pasuruan, pada Selasa (12/4/2022).
Mayat dokter muda ini ditemukan dalam keadaan kondisi kulit tubuh berubah warna menjadi menghitam. Kemudian, terdapat beberapa bercak darah yang telah kering membekas di tangan kirinya.
Saat diidentifikasi oleh Tim Inafis Polres Pasuruan, diduga kuat, korban tewas karena dibunuh. Hal itu ditengarai dari posisi letak mayat pertama kali ditemukan.
Yakni ditutupi semak-semak, yang diduga bertujuan untuk mengaburkan keberadaan mayat. Sepintas hanya terlihat dan tangan dan kaki sebagian dari kejauhan.
Mayat masih mengenakan pakaian lengkap. Memakai jaket hitam, dan celana jeans hitam. Kemudian arloji yang melingkar di pergelangan tangannya, sabuk, serta uang tunai Rp 150 ribu.
Berita Terkait
-
Jadwal Imsak Malang Sabtu 23 April 2022, Lengkap Bacaan Niat Puasa Ramadhan
-
Jadwal Buka Puasa Malang Jumat 22 April 2022, Lengkap Bacaan Doa Buka Puasa
-
Ini Tiga Nama Calon Raktor Universitas Brawijaya Malang
-
Jadwal Imsak Malang Jumat 22 April 2022, Lengkap Bacaan Niat Puasa Ramadhan
-
Pos Mudik di Kota Malang Lengkap dengan Layanan Vaksinasi COVID-19
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Dedikasi Mantri BRI Dewi Natalia, 15 Tahun Gerakkan Ekonomi Pedagang Lampung
-
Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan
-
Audiensi Berujung Ricuh: Anggota DPRD Malang Masuk RS Usai Diseruduk Warga
-
Mudahkan Transaksi dan Remitansi PMI, BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
Insiden Kampus UB Malang: Mahasiswa FK Jatuh dari Lantai Enam, Polisi Telusuri Motif