SuaraMalang.id - Tersangka kasus peluru nyasar, Daud Patriono Imanuel (52) mengaku tidak sengaja menembak anak buahnya Idam Kholik (30) hingga tewas.
Idam tewas denga luka di dada akibat tertembus peluru nyasar senapan angin. Daud mengaku sangat menyesali perbuatannya.
Sementara, pelaku kasus penganiayaan juragan kompresor di Probolinggo akhirnya tertangkap. Pelaku diketahui bernama Robi (35) diciduk di tempat pelariannya kawasan Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB).
1. Tersangka Kasus Peluru Nyasar di Probolinggo: Dia Anak Buah Kesayangan, Saya Tak Bermaksud Membunuhnya
Daud Patriono Imanuel hanya bisa tertunduk lemas. Pria 52 tahun tersangka kasus peluru nyasar itu mengaku tidak sengaja menembak anak buahnya, Idam Kholik (30).
Idam tewas denga luka di dada akibat tertembus peluru nyasar senapan angin. Daud mengaku sangat menyesali perbuatannya. Ia menegaskan tak ada niat menyakiti anak buah yang disebutnya sebagai kesayangan itu.
2. Habis Aniaya Hingga Tewas Juragan Mesin Kompresor Probolinggo, Pelaku Kabur dan Dibekuk di NTB
Robi (35), pelaku penganiayaan hingga menyebabkan juragan mesin kompresor meninggal akhirnya dibekuk kepolisian Probolinggo, Jumat (01/04/2022).
Baca Juga: Menunggu Bedug Berbuka Puasa di Candi Jabung Probolinggo, Sambil Santai Nikmati Kesejukan
Korban bernama Kifli (42) warga Kecamatan Kademangan kabupaten setempat. Peristiwa penganiayaan ini sendiri terjadi pada Sabtu (27/03/2022) malam lalu.
3. Tim Labfor Polda Jatim Turun Tangan Selidiki Kasus Peluru Nyasar di Probolinggo
Kasus kematian Idam Kholik (30) akibat peluru nyasar di Kabupaten Probolinggo terus diselidiki kepolisian setempat.
Rerbaru, Tim Labfor Polda Jatim turun tangan menangani kasus kematian Kholik itu. Ia terkena peluru nyasar dari senapan angin milik Daud Patriono Imanuel (52).
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?