SuaraMalang.id - Kepala Lapas kelas IIA Banyuwangi Wahyu Indarto menyatakan pihaknya memusnahkan sedikitnya 35 unit ponsel milik narapidana atau warga binaan.
Puluhan ponsel itu merupakan hasil penggeledahan di kamar hunian sepanjang 7 bulan terakhir.
"Handphone tersebut kami sita dari warga binaan pada saat dilakukan penggeledahan rutin ke kamar-kamar hunian, dan dari hasil kontrol keliling yang setiap saat dilakukan oleh anggota regu pengamanan," kata Wahyu mengutip dari Suarajatimpost.com, Kamis (3/3/2022).
Wahyu menyebut tidak ada toleransi hukuman bagi warga binaan yang kedapatan menyelundupkan dan menggunakan ponsel.
"Tentu kami akan berikan sanksi yang tegas, mulai dari ditempatkan di sel pengamanan, dicatat dalam register F, bahkan ada yang kami pindahkan ke Lapas lain," tegasnya.
Dijelaskannya, bahwa pihak lapas telah menyediakan telepon umum yang dapat digunakan oleh warga binaan.
"Kami telah sediakan fasilitas warung telepon, ada yang GSM ada juga yang berbasis video call, dengan harapan tidak ada lagi warga binaan yang menyalahgunakan handphone didalam kamar hunian," tandasnya.
Sementara, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jatim Teguh Wibowo mengapresiasi upaya Lapas Banyuwangi pemushanan ponsel dan menjadi bukti ketegasan dan kedisiplinan lapas dalam menegakkan aturan.
"Saya apresiasi upaya yang telah dilakukan oleh seluruh petugas dalam memberantas peredaran handphone di dalam Lapas, tetapi tetap harus ditingkatkan lebih baik lagi," kata Teguh.
Baca Juga: Pantai Pancur Jadi Lokasi Pemantauan Hilal Ramadhan 2022 di Banyuwangi
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Demi Pangkas Belanja Pegawai, Pemkot Malang Pilih Puasa Rekrutmen ASN hingga 2027
-
Mimpi Kerja di Luar Negeri Berujung Neraka: PMI Malang Berhasil Pulang ke Tanah Air dari Arab Saudi
-
Dwigol Winger Arema FC Gabriel Silva Benamkan Persis di Kawah Kanjuruhan
-
Detik-Detik Yaim Min Tumbang di Polresta Malang: Mengembuskan Napas Terakhir Saat Lapor Polisi
-
Kasus Terkubur Bersama Jasad: Akhir Dramatis Perjalanan Hukum Yai Mim di Balik Jeruji