SuaraMalang.id - Bagi kalian para pengguna kereta api, terutama Mutiara Timur jurusan Banyuwangi-Yogyakarta, ada kabar baru dari PT KAI.
Setelah sekian lama vacum gegara Pandemi Covid-19, kini kereta api Mutiara Timur telah kembali beroperasi. Hari ini, Minggu (20/03/2022), kereta yang melayani PP rute tersebut dibuka lagi.
Seperti dijelaskan Pelaksana Harian Manajer Humas PT Kereta Api Daop 9 Jember Tohari. Bahkan Ia mengatakan pekan depan kereta akan beroperasi tiga hari, Jumat (25/3), Sabtu (26/3), Minggu (27/3).
"Untuk okupansi penumpang yakni seratus persen," kata Tohari seperti dikutip dari suarajatimpost.com jejaring media suara.com.
Kendati demikian, lanjut Tohari, penumpang tetap harus mematuhi beberapa aturan perjalan perkeretaapian yang tertuang dalam SE Kementerian Perhubungan Nomor 25 Tahun 2022.
Dalam aturan tersebut disebutkan, penumpang yang sudah menjalani vaksin minimal dosis kedua tidak perlu menunjukkan bukti tes PCR atau tes cepat antigen.
Pelanggan yang masih menjalani vaksinasi dosis pertama maupun pelanggan yang belum menjalani vaksinasi dikarenakan memiliki riwayat penyakit atau comorbid maka wajib melampirkan bukti tes PCR atau tes cepat antigen.
"Untuk validasi data vaksinasi penumpang, KAI telah mengintegrasikan ticketing system KAI dengan aplikasi Peduli Lindungi, sehingga hasilnya data vaksinasi penumpang dapat langsung diketahui oleh petugas KAI pada saat pemesanan tiket melalui KAI Access, web KAI, dan pada saat boarding," ujarnya.
Tohari mengatakan beroperasinya kembali KA Mutiara Timur sebagai komitmen KAI untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan kereta api dengan memberikan banyak pilihan KA sesuai dengan jam operasional dan kelas kereta yang diinginkan.
Baca Juga: Viral Penemuan Mayat Pria Tergeletak di Pinggir Sungai Bikin Geger Warga Tegalsari Banyuwangi
"Dengan demikian total ada tujuh rangkaian KA jarak jauh, satu KA lokal dan satu kereta komuter yang beroperasi di wilayah Daop 9 Jember," katanya menegaskan.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Penemuan Mayat Pria Tergeletak di Pinggir Sungai Bikin Geger Warga Tegalsari Banyuwangi
-
Warga Banyuwangi Ditangkap Kasus Pembalakan Liar, Polisi Mengamankan 36 Kayu Jati
-
Jelang Ramadan, Pemkot Yogyakarta Sebut Ketersediaan Bahan Pokok Masih Cukup
-
Warga Banyuwangi Kehilangan Suami, Terakhir Bertemu Pamit untuk Pengajian
-
Pantau Ketersediaan Minyak Goreng, Polda DIY Sidak ke Distributor di Kota Yogyakarta dan Bantul
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Maling Tak Punya Nurani! Saat Alat Pantau Gunung Semeru di Malang Digasak
-
Terbongkar Sindikat Pengoplos Gas Elpiji di Malang Beromzet Jutaan
-
5 Jemaah Calon Haji Malang Batal ke Tanah Suci
-
Niat Sembuh Berujung Pilu: Kisah Istri di Malang yang Terjerat Muslihat Dukun Cabul
-
Main Mata dengan Mafia BBM: SPBU di Malang Dihukum Puasa Pertalite Selama Sebulan