SuaraMalang.id - Tepian sungai di tiga lokasi di Kabupaten Probolinggo amblas. Peristiwa ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah tersebut pada Rabu (2/3/2022) petang.
Tepian sungai yang pertama berada di aliran Kali Peh Ambulu Irigasi yang berada di Desa Mentor, Kecamatan Semberasih, jebol sekitar 10 hingga 11 meter. Kedua berada di Brumbungan Lor, Kecamatan Gending, dan yang terakhir berada di saluran sungai Primer Sumber Bendo Jeruk di perbatasan antara Desa Sindetlami, Kecamatan Besuk dengan Desa Glagah, Kecamatan Pakuniran, terdapat lobang menganga berukuran 16 meter dengan kedalaman sekitar 4 meter di bagian tepi sungai.
Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Pengelolaan Jalan Sumber Daya Alam (PJSDA) pada Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo, Ahmad Mulyono mengatakan, pihaknya telah memantau sejumlah lokasi amblasnya tepian sungai tersebut.
“Kami sudah melakukan pengecekan di tiga lokasi itu. Di masing-masing lokasi berbeda kerusakannya,” katanya, dikutip dari beritajatim.com--jaringan SuaraMalang.id, Kamis (3/3/2022).
Tak hanya pemantauan, ia menyebutkan, di tiga titik sungai itu telah dipasangi rambu-rambu sebagai penanda bagi masyarakat untuk tidak mendekat ke lokasi tersebut.
“Utamanya di Sindetlami, di sana dekat dengan jalan. Jadi takut bahaya, kami sudah pasang rambu,” ujarnya.
Mulyono mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dan Provinsi, guna melakukan perbaikan.
“Untuk yang di Sindetlami, kami sudah komunikasi dengan pihak Provinsi, karena kewenangannya dari sana. Sementara akan kami beri sand bag nanti,” jelasnya.
Suharti Ningsih (34), salah satu warga asal Sindetlami, yang bertempat tinggal di dekat lobang tepi sungai setempat mengatakan jika lubang tersebut diketahuinya sekitar pukul 21.00 WIB kemarin.
“Hujannya deras sekali sejak sore. Cukup lama, tahunya pukul 21.00 itu kalau ada lubang besar yang menganga di tepi sungai,” katanya.
Dengan adanya lobang besar tersebut, Ningsih khawatir lambat laun jalan ikut amblas, sebab, aliran air yang masuk kedalam lubang itu tepat di bawah jalan.
“Bisa-bisa jalannya juga ikut amblas, airnya kan di bawahnya, mengalir ke anak sungai yang di sebrang jalan ini,” tukasnya.
Berita Terkait
-
Mencuat Dugaan Pungutan untuk Jadi Pegawai di RSUD dr Moh Saleh, Wali Kota Probolinggo Minta Ditindak Tegas
-
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Terbangkan Kubah Masjid di Pekanbaru
-
Kepala Desa Terpilih Meninggal Sebelum Dilantik, Pemkab Probolinggo Sebut Tidak Ada Pilkades Ulang
-
Banjir Melanda Kabupaten Probolinggo, Sebanyak 12 Desa Terendam
-
Harga Cabai Rawit di Probolinggo Pelan-pelan Naik Lagi Setelah Musim Panen Ini
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Taklukkan Bara di Gunung Bromo
-
Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri
-
Misteri Jasad Wanita Tanpa Identitas di Dalam Sumur Gegerkan Warga Bululawang
-
Dukung Danantara Indonesia, BRI Perkuat Transformasi dan Bisnis Produktif
-
Inovasi di TPA Supit Urang: Saat Sampah Plastik Malang Disulap Jadi Solar Pembakar Mesin