SuaraMalang.id - Kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan masih tinggi. Dalam sehari, sebanyak 192 orang terkonfirmasi positif terpapar Virus Corona.
Sebanyak 192 orang itu tersebar di 21 kecamatan. Mereka sebanyak 37 orang di Kecamatan Bangil, 13 warga Beji, 18 warga Gempol, 5 warga Gondangwetan, 7 warga Grati, 6 warga Kejayan, dan 7 warga Kraton.
Kemudian 6 warga Lekok, 2 warga Lumbang, 3 warga Nguling, 14 warga Pandaan, 6 warga Pasrepan, 7 warga Pohjentrek, 4 warga Prign, 14 warga Purwosari, 4 warga Puspo, 4 warga Rejoso, 9 warga Rembang, 6 warga Sukorejo, 4 warga Tutur, 2 warga Winongan dan 2 warga Wonorejo.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan Syaifudin Ahmad, mengatakan banyaknya warga yang terpapar virus corona tak lain karena tracing dan tracking petugas kesehatan.
Hal ini dikarenakan adanya kontak erat pasien yang lebih dulu terpapar.
"Ketika ada warga yang terpapar, maka tracing dan tracking langsung dilakukan pada semua kontak erat. Akhirnya hari ini banyak sekali yang dinyatakan positif," katanya seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Rabu (16/02/2022).
Dijelaskannya, ratusan warga yang terdeteksi ada virus corona di dalamnya memiliki backround yang berbeda.
Mulai dari ibu rumah tangga, tenaga kependidikan, tenaga kesehatan, karyawan bank, pelajar, buruh pabrik, perkebunan kelapa sawit, hingga asisten rumah tangga dan jamaah umroh.
“Mulai anak-anak sampai orang dewasa. Ada yang ibu rumah tangga sampai karyawan pabrik hingga jamaah umroh,” jelasnya.
Baca Juga: Pemkab Pasuruan Buka Dapur Umum, Layani Kebutuhan Warga Terdampak Banjir
Bahkan, dari ratusan orang yang terpapar, sebagian besar sudah menjalani vaksinasi dan sisanya belum vaksin. Menurut Syaifudin, masih banyak warga yang belum vaksin, khususnya dosis dua dan lansia.
Untuk itu, ia menghimbau kepada warga agar secepatnya bisa mengikuti vaksinasi di puskesmas terdekat.
“Kalau dosis kedua untuk masyarakat secara keseluruhan di Kabupaten Pasuruan sekarang sekitar 53 persen. Kalau lansia 41 persen dosis kedua, target nya adalah 60 persen. Maka dari itu, yang belum vaksin langsung ke puskesmas masing-masing,” himbaunya.
Sementara itu, dengan bertambahnya 192 orang terpapar, maka hingga hari ini, kasus aktif covid-19 di Kabupaten Pasuruan mencapai 539 orang.
Dari jumlah tersebut, 58 orang tengah dirawat di RSUD Bangil, 9 orang di RSUD Grati, 50 orang di RS luar Pasuruan, 55 orang di SKB Pandaan, BLK Rejoso 56 orang, 12 orang di gedung isolasi luar daerah dan 299 orang menjalani isolasi mandiri.
Berita Terkait
-
Pemkab Pasuruan Buka Dapur Umum, Layani Kebutuhan Warga Terdampak Banjir
-
Tembus 539 Kasus Aktif COVID-19, Kabupaten Pasuruan Mengaktifkan Kembali Isoter
-
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Penuhi Panggilan Polda Jatim, Perkara Dugaan Ijazah Palsu
-
Overload! Tempat Karantina di Kabupaten Pasuruan Penuh Pasien Covid-19
-
Bocah 10 Tahun di Ngawi yang Kakinya Ditali di Tiang Rumah Undang Simpati Publik, Wabup Janji Tanggung Biaya Terapinya
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Resmi Dibuka 26 September, 3.700 Pendaki Prioritas Reschedule
-
Ekstra 27.000 GarudaMiles, Keuntungan Perjalanan untuk Nasabah BRI Prioritas
-
Masa Kerja Tak Berlaku Lagi, TPP ASN Kota Malang Kini Murni Berdasarkan Kinerja
-
BRI InFrame 2026 Resmi Dibuka, Angkat Potret Ekonomi Kerakyatan
-
BRI Private Permudah Nasabah Dapatkan Layanan Premium Medical Check Up