SuaraMalang.id - Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan memeriksa anggota DPRD Kabupaten Pasuruan berinisial SMF. Pemeriksaan tersebut terkait dugaan kasus pemotongan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dari Kemenag RI untuk madrasah dan pondok pesantren (Ponpes) Tahun 2020.
Kasi Intel Kabupaten Pasuruan, Jemmy Sandra membenarkan pemanggilan dan pemeriksaan saksi dari anggota DPRD Kabupaten Pasuruan tersebut.
“Iya benar hari ini kita memanggil salah seorang anggota DPRD Kabupaten Pasuruan,” ungkapnya mengutip dari Beritajatim.com, Jumat (4/2/2022).
Jemmy melanjutkan, pemanggilan tersebut terkait kasus dugaan pemotongan BOP.
Diketahui sebelumnya, Kejari Kabupaten Pasuruan terus dalami kasus dugaan pemotongan BOP. Dana bantuan yang seharusnya digunakan untuk protokol kesehatan dilingkungan TPQ, Madin serta Ponpes malah dipotong.
Besaran pemotongan yang dilakukan ini bervariasi. Antara 20 persen sampai 50 persen tergantung dari besarnya diterima bantuan. Ada sedikitnya 1.400 lembaga yang menerima bantuan ini sudah diperiksa penyidik. Mulai dari TPQ, Ponpes dan Madin. Besara bantuan yang diterima berkisar Rp 10 juta sampai Rp 50 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
CEK FAKTA: Megawati Jadi Tersangka Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Bahlil Dicopot dari Kursi Menteri ESDM dan Diganti Ignasius Jonan, Benarkah?
-
Gunung Semeru Erupsi 5 Kali, Awan Panas Meluncur hingga 3 Km ke Besuk Kobokan
-
CEK FAKTA: Prabowo Copot 103 Kader PDIP dari DPR Buntut Tolak RUU Perampasan Aset, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Purbaya Sebut Koruptor Tetap Kaya Meski Dipenjara, Benarkah?