SuaraMalang.id - Kecelakaan tragis terjadi di kawasan Kawah Ijen Banyuwangi. Sebuah mobil jenis Kijang Krista terperosok masuk ke dalam jurang yang dikenal sebagai jurang mayit sedalam 30 meter tersebut.
Dalam kecelakaan tunggal itu, ada empat orang di dalam mobil. Namun dua orang dinyatakan tewas yakni pasangan suami istri warga Banyuwangi. Sementara dua korban lain yang masih anggota keluarga selamat.
Polisi Banyuwangi bersama warga kemudian mengevakuasi mobil yang terjebak di dasar Jurang Sengkan Mayit tepatnya di jalur menuju Kawah Ijen Desa Tamansari Kecamatan Licin, Kamis (3/2/2022) kemarin.
Warga bersama polisi lebih dulu menggelar ritual yang dikenal dengan "Kenduri". Ritual tersebut dilakukan untuk mendoakan kelancaran evakuasi mobil yang menewaskan pasutri asal Desa Benculuk Kecamatan Cluring tersebut.
Pasalnya, evakuasi yang dilakukan di hari pertama selama berjam-jam mulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB, belum membuahkan hasil. Evakuasi bahkan sempat tertunda dikarenakan sling pengait putus saat menarik mobil dari dasar jurang.
"Sehingga di hari kedua, petugas dan warga yang membantu proses evakuasi mengikuti kenduri dan doa bersama terlebih dahulu di lokasi, sebelum melakukan evakuasi," kata Kanit Gakkum Polresta Banyuwangi, AKP Budi Hermawan, seperti dikutip dari suaraindonesia.co.id jejaring media suara.com.
Budi menyebut, evakuasi mobil Kijang Krista yang dimulai pukul 12.30 WIB setelah ritual dan doa bersama, berlangsung dramatis, polisi dan warga berjibaku menarik secara manual menggunakan tali sling mobil derek.
Evakuasi mobil Kijang Krista yang terperosok ke jurang Sengkan Mayit itu berlangsung cukup lama. Sekitar pukul 20.30 WIB baru bisa diangkat dari dasar jurang sedalam 30 meter.
"Alhamdulilah berkat bantuan warga kita berhasil mengangkat mobil dari dasar jurang. Mobil waktu itu tidak diangkat menggunakan derek. Jadi, tali sling mobil derek kita lepas, mobil yang terperosok kita ikat, lalu ditarik bersama-sama melewati tebing-tebing yang ada disitu," pungkas Budi.
Sebelumnya diberitakan, sebuah Mobil Kijang Krista berisi empat orang masih satu keluarga terjun ke jurang dengan kedalaman 30 meter di Jalur Sengkan Mayit, jalur menuju Kawah Ijen, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (1/2/2022) kemarin.
Akibat kecelakaan tunggal tersebut, dua orang dinyatakan meninggal dua. Korban meninggal dunia adalah sepasang suami istri (pasutri) berinisial M (49) dan SM (45). Sementara kedua anaknya ZM (18) dan MB (8) selamat dari maut. Mereka berasal dari Dusun Kebonsari, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi.
Kanit Gakkum AKP Budi Hermawan mengatakan, kecelakaan yang menewaskan sepasang suami istri tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Kecelakaan maut itu berawal saat Kijang Krista yang dikemudikan M (49) bersama istri dan kedua anaknya melaju dari arah barat ke timur.
"Sesampainya di TKP jalan menikung, dengan kondisi cuaca hujan, tiba-tiba pengemudi tidak bisa menguasai laju kendaraanya," kata Budi saat dikonfirmasi.
Akibatnya, Mobil Kijang Krista yang hilang kendali tersebut terjun ke jurang sedalam 30 meter dan membuat dua orang tewas di lokasi kejadian.
Berita Terkait
-
Tak Ada Ampun, Gerai Rapid Test Antigen di Pelabuhan Ketapang Tak Sesuai SOP Pasti Ditutup dan Diblacklist
-
Kementerian Turun Tangan Dugaan Kasus Pencemaran di Perairan Banyuwangi Kawasan Pelabuhan Ketapang
-
Mabuk, Dua Preman Kampung di Banyuwangi Tantang Duel Polisi Sambil Acungkan Celurit, Begini Endingnya
-
Terinspirasi Keindahan Banyuwangi, Dewa Budjana Ciptakan Lagu Mata Hati dan Kaja Kangin
-
Hujan Es dan Angin Kencang Merusak Rumah dan Tempat Ibadah di Banyuwangi
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri
-
Misteri Jasad Wanita Tanpa Identitas di Dalam Sumur Gegerkan Warga Bululawang
-
Dukung Danantara Indonesia, BRI Perkuat Transformasi dan Bisnis Produktif
-
Inovasi di TPA Supit Urang: Saat Sampah Plastik Malang Disulap Jadi Solar Pembakar Mesin
-
Sinergi BRI dan KPP: Penyaluran KUR Perumahan Tembus Rp10,6 Triliun