SuaraMalang.id - Kepolisian Surabaya membekuk komplotan maling spesialis pembobol rumah warga. Komplotan maling ini berjumlah empat orang.
Mirisnya, salah satu dari komplota tersebut masih bocah alias di bawah umur. Keempat anggota komplotan maling ini semuanya warga Surabaya.
Mereka adalah M. Ansori (19) warga Jalan Cantikan Tengah; Ali Muhammad (29) warga Jalan Pegirikan; MB (14) warga Cantikan, dan M. Halil (24) asal Jalan Cantikan Tengah.
Keempatnya ketahuan membobol rumah milik Hasan (41) di Jalan Cantikan Tengah gang 3, pada 5 Desember 2021 lalu. Hal ini disampaikan Kanit Reskrim Polsek Simokerto AKP Ketut Redana.
"Saat ini, ketiga pelaku sudah ditahan dalam penjara, dan yang masih dibawah umur dititipkan ke Bapas," katanya seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Jumat (21/1/2022).
Dalam aksi pembobolan rumah tersebut, keempat pelaku berhasil menggasak tabung LPG, kamera merk Canon, HP merek HTC, dan uang tunai Rp 1,5 Juta.
Mendengar informasi tersebut, Anggota Reskrim Polsek Simokerto langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi dan korban. Alhasil diketahui bahwa yang mencuri adalah tetangganya sendiri.
Polisi akhirnya berhasil menangkap 4 pelaku. Dari hasil interogasi mereka mengakui semua perbuatannya. “Saat membobol rumah korban, para tersangka punya peran masing-masing,” ungkap Ketut.
Ketut menambahkan, yang masuk ke dalam adalah Ansori, sedangkan ketiga pelaku lain naik melalui samping rumah menuju lantai dua Kemudian masuk dengan merusak pintu teralis.
Baca Juga: Gegara Stres Berat Usai Cerai dan Menganggur, Pria Surabaya 'Kendat'
Setelah berhasil mereka mengambil TV LG 43 Inch, LCD monitor komputer. Selanjutnya kabur. "Seorang tersangka, Halil bertugas mengawasi situasi di luar," katanya menegaskan.
Berita Terkait
-
Gegara Stres Berat Usai Cerai dan Menganggur, Pria Surabaya 'Kendat'
-
Kebun Binatang Surabaya Bakal Dikembangkan dan Ditata Ulang Oleh Pemkot
-
Jarang Disadari, Ini Nih Pentingnya Jaga Jarak Kendaraan di Lampu Merah
-
Terima Suap Perkara, KY Turut Usut Pelanggaran Etik Hakim PN Surabaya Itong Isnaeni
-
Pasar Murah Minyak Goreng di Kota Malang Diserbu Ibu-Ibu
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Gunung Semeru Membara: Nasib 170 Pendaki di Ranu Kumbolo Akhirnya Terjawab
-
Koperasi Awards 2026: BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Dukung Ekonomi Kerakyatan
-
Semeru Membara: Jalur Pendakian Ditutup Total, Pendaki Dievakuasi!
-
BRI Gelar Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara, UMKM Lokal Ikut Tumbuh
-
Wajah Baru Stasiun Malang 2026: Tak Lagi Sekadar Transit, Bakal Jadi Surga UMKM