SuaraMalang.id - Puluhan rumah warga di empat desa wilayah Kecamatan Besuk Kabupaten Probolinggo porak poranda diterjang puting beliung.
Peristiwa ini terjadi pada Jumat (14/01/2022) sore. Atap rumah warga banyak yang jebol. Genting juga beterbangan saat angin berputar-putar kencang menghantam permukiman.
Abu Yazid, Pemilik usaha penggilingan padi mengungkapkan, terjangan angin puting beliung itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, yang diawali dengan hujan deras.
Dan diikuti dengan hembusan angin yang cukup kencang dan menyapu semua bangunan yang ada sekitar gedung usaha penggilingan padi miliknya itu.
"Anginnya berputar-putar pak, cukup kencang. Langsung bangunan selep padi saya ambruk dan rumah-rumah di sini, genting atapnya berjatuhan," kata Yazid, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Sabtu (15/01/2022).
Banyak rumah warga yang rusak parah, dan bangunan tempat usaha milik warga ambruk rata dengan tanah. Upaya pembersihan material bangunan runtuh akibat terjangan angin pun masih terus dilakukan warga bersama aparat desa, TNI/Polri, BPBD dan Tagana, Sabtu (15/1/2022).
Yazid menjelaskan, pada saat kejadian, warga memilih bersembunyi di dalam rumah karena situasi cukup mencekam. Setelah hembusan angin reda, barulah warga berani keluar rumah untuk membersihkan material bangunan yang sudah berceceran.
"Kalo kejadiannya singkat pak, palingan cuman lima belas detik’an," katanya menegaskan.
Yazid menyampaikan, ia pun harus menanggung kerugian, sedikitnya tiga puluh juta rupiah. Itu karena, seluruh bangunan gedung penggilingan padi dan isinya sudah rusak tertimpa reruntuhan bangunan.
Baca Juga: Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan Suaminya Segera Diadili di PN Tipikor Surabaya
Sementara itu Camat Besuk Puja Kurniawan, menyebut puting beliung menerjang empat desa diantaranya, Desa Kecik, Desa Jambangan, Desa Kelampokan dan Desa Bago. Dengan jumlah KK terdampak, yakni sekitar 20-an KK, saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan.
"Untuk korban, dilaporkan ada tiga orang mengalami luka-luka akibat terkena reruntuhan, dimana sudah dibawa ke rumah sakit setempat," katanya menegaskan.
Puja menjelaskan, untuk para korban yang rumahnya terdampak terjangan angin puting beliung, sementara waktu diungsikan ke rumah saudara terdekatnya, sampai rumah yang rusak akibat terjangan angin puting beliung selesai diperbaiki.
Berita Terkait
-
Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan Suaminya Segera Diadili di PN Tipikor Surabaya
-
Berkas Perkara Kasus Suap Bupati Probolinggo Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor
-
Prakiraan Cuaca BMKG 15 Januari 2022 untuk Wilayah Pasuruan Probolinggo dan Lumajang
-
Pelaksanaan Pilkades di Tiga Desa Ditunda, Begini Penjelasan Pemkab Probolinggo
-
Minibus Tertabrak Kereta Api Logawa di Kabupaten Probolinggo, Empat Orang Tewas
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
Terkini
-
Hutan Mangrove Malang Selatan Dibidik Masuk Bursa Karbon: Warga Lokal Bakal Cuan?
-
Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga
-
Bukan Sekadar SUV, Hyundai Tawarkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Bebas Khawatir
-
Bangun Fondasi Ekonomi dari Desa, BRI Optimalkan BRILink Agen untuk Dukung Koperasi Merah Putih
-
Dari Pesisir Malang Menembus Bursa Karbon Dunia: Hutan Mangrove CMC Siap Menjaring 'Cuan Biru'