SuaraMalang.id - Polisi berhasil menangkap pria yang menodongkan senjata api di sekitar Kantor Desa Pandanrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu.
Pria penodong senpi yang sempat terekam CCTV itu ditangkap pada Kamis (13/1/2021) kemarin sekitar pukul 23.00 WIB.
AKBP I Nyoman Yogi Hermawan mengatakan, berdasarkan pemeriksaan sementara, pria berinisial MS (50) ini menodongkan senjata api karena kesal habis diserempet oleh pengendara lain.
"Alasan menodongkan senjata api kare diserempet oleh orang lain. Meminggirkan kendaraannya dan menodongkan senjata api itu dan tidak sampai ditembakkan," ujarnya dalam rilis di Mapolres Batu, Jumat (14/1/2021).
Yogi menjelaskan, memang dari beberapa saksi bahwa MS yang merupakan warga Kecamatan Bumiaji Kota Batu ini sempat memberikan kue kepada beberapa anak.
Namun hingga kini polisi belum tahu pasti apa motif dibalik pemberian kue tersebut. Terlebih pria ini hanya mengaku baru kemarin itu saja membagikan kue ke anak-anak.
"Sementara keterangan awal, hanya baru kali inj memberikan bungkusan tersebut. Motifnya (menodongkan senjata) karena diserempet saja. Pelaku mengacungkan senjata cuma meluapkan emosinya supaya jangan diserempet lagi," tutur dia.
Sementara itu, polisi setelah menangkap MS, melakukan penggeledahan di kediamannya. Hasilnya, polisi mengamankan dua senjata api, yakni satu unit senjata revolver Colt Detektif Air Gun dimodifikasi menjadi senjata revolver colt detektif rakitan warna hitam.
Selain itu, tiga butir peluru terisi di senjata itu juga diamankan. Senjata itu adalah yang digunakan MS saat menodongkan senjata api pada Kamis (13/1/2022) kemarin.
Baca Juga: Heboh Aksi Pria Misterius Todongkan Benda Mirip Pistol, Polres Batu Cari Identitas Pelaku
"Dan satu senjata pistol air gun bareta berwarna hitam silver dengan ukuran amunisi 5.5 mili meter menggunakan gas CO2," katanya.
Dari senjata api yang diamankan, Yogi mengatakan, senjata milik MS itu berbahaya. Sebab senjata api itu mampu meledak layaknya senjata api pabrikan.
"Kami akan uji balistik. Dari sekilas ahli senjata Brimob mengatakan (senjata) Brimob bisa meletus dan berbahaya bagi orang lain. Peluru juga berisi bahan peledak yang berfungsi seperti pabrikan. Kami akan uji lab," kata dia.
MS sendiri mendapat senjata melalui seseorang yang dikenal. Dia membeli di internet dan menerima barang itu secara bertemu di Surabaya.
"Dan senjata itu dibeli dengan harga Rp 1,2 juta pada akhir tahun 2020 kemarin," ujarnya menambahkan.
Yogi pun kini sedang mengembangkan kasus jual beli senjata itu berdasarkan keterangan MS ini.
Berita Terkait
-
Heboh Aksi Pria Misterius Todongkan Benda Mirip Pistol, Polres Batu Cari Identitas Pelaku
-
Geger Video Pemotor Acungkan Benda Mirip Pistol di Kota Batu, Polisi Cari Pelaku
-
PMM UMM Kelompok 5 Gelombong 18 Melaksanakan Program Kerja Diversifikasi di Desa Pandanrejo
-
Bak Koboi, Aksi Pemobil Bawa Benda Mirip Pistol Ancam Warga Usai Tabrak Motor Bikin Geram
-
Seorang Pengangkut Pasir Warga Kota Batu Jadi Korban Erupsi Gunung Semeru
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal
-
Demi Akses Keuangan, Mantri BRI Tempuh Pegunungan Toraja
-
Cek Toko On Flagship Store di Blibli Tersedia Banyak Model Terbaru
-
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Perkuat Karakter dan Wawasan Siswa SD
-
Liburan Wisatawan Makassar Berakhir Tragis di Tol Pandaan-Malang: 3 Nyawa Melayang