SuaraMalang.id - Polisi memusnahkan makanan dan minuman haram yang berhasil disita sepanjang 2021. Untuk minuman, Paling banyak disita Satreskoba Polres Jember jenis Arak.
Menurut data yang berhasil dihimpun, di lokasi pemusnahan barang bukti miras di Polsek Pakusari, miras jenis arak jumlahnya mencapai 6.616 botol.
Disusul kemudian miras jenis Mansion 125 botol, Anggur Merah 440 botol, Anggur Hitam 24 botol, Anggur Putih 11 botol, Ciu 112 botol dan oplosan 2.046 botol.
"Sabu-sabu sekitar 550 gram, kalau miras hampir 10 ribu botol," kata Kasat Reskoba Polres Jember Iptu Sugeng Iryanto, Selasa (28/12/2021).
Sugeng menyampaikan, dari sebanyak 269 kasus yang berhasil diungkap selama tahun 2021. Dari tahun 2020 hingga tahun 2021 mengalami naik turun.
Untuk narkotika sekarang 132 kasus, sedangkan tahun 2020 sebanyak 101 kasus. Jadi mengalami kenaikan 31 kasus atau 30,69 persen
Okerbaya tahun 2021 sebanyak 135 kasus dan tahun 2020 sebanyak 166 kasus. Sehingga turun 31 kasus atau 18,67 persen.
Jumlah tersangka tahun 2021 sebanyak 304 orang dan tahun 2020 sebanyak 318 orang jadi turun 14 orang.
"Tersangka laki-laki 288 orang dan perempuan 16 orang di tahun ini. Laki-laki turun 10 orang dan perempuan turun 4 orang," jelasnya.
Baca Juga: 3 Fakta Wisata Taman Gading Jember yang Jarang Diketahui Orang, Bikin Pengunjung Betah
Sedangkan untuk barang bukti, ganja di tahun 2021 sebanyak 2.897,22 gram dan tahun 2020 sebanyak 108,62 gram. Jadi naik sebanyak 2.788,60 gram.
Barang bukti Sabu sebanyak 523,34 gram dan tahun 2020 sebanyak 341,12 gram. Jadi naik sebanyak 341,12 gram.
Ekstasi tahun 2021 sebanyak 1,91 gram dan tahun 2020 40,60 gram. Jadi turun 38,69 gram. "Tembakau gorila tahun 2021 sebanyak 19,09 gram dan tahun 2020 nihil," urainya.
Sedangkan untuk Pil Trihexyphedindyl tahun 2021 sebanyak 155.025 butir dan tahun 2020 sebanyak 3.807.912 butir. Jadi turun sebanyak 3.652.887 butir.
"Dekstro tahun 2021 sebanyak 43.259 butir dan tahun 2020 sebanyak 1.540.574 butir dan turun 1.597.316 butir," sebutnya.
Kedepan, semua akan diungkap oleh satuannya, akan memfokuskan untuk mengungkap peredaran jaringan Narkotika, terutama sabu-sabu, Ganja dan Ekstasi.
Berita Terkait
-
3 Fakta Wisata Taman Gading Jember yang Jarang Diketahui Orang, Bikin Pengunjung Betah
-
Mahasiswa Jember Wilayah Utara Bergabung dalam Gerakan Peduli Semeru
-
Jember Bakal Batasi Kunjungan Wisatawan di Malam Tahun Baru 2022 Nanti
-
Refleksi Akhir Tahun 2021, Wagub Emil Dardak Merespons Uneg-uneg Warganet
-
Catat! Tahun Baru Nanti Alun-alun di Seluruh Jatim Bakal Ditutup
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
7 Fakta Gus Idris Diduga Lecehkan Model Perempuan, Modus Syuting Konten Horor
-
Gunung Semeru Erupsi Malam Hari, Letusan Capai 1.000 Meter dan Lava Pijar Mengalir
-
4.000 Personel Gabungan Siaga Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang, Ini Alasannya
-
Ketel Uap Pabrik Tahu Meledak di Malang, Seorang Pekerja Tewas
-
BRI Peduli Prioritaskan Korban Terparah dalam Penyaluran Bantuan Bencana Cisarua