SuaraMalang.id - Harga telur ayam di Malang saat ini sedang naik. Namun, hal ini ternyata tidak lantas membuat para peternak ayam petelur meneguk untung.
Seperti disampaikan Dani Uluf Suwanda, Karyawan Peternakan Ayam Petelur di Kelurahan Wonokoyo Kedungkandang. Ia mengakui kenaikan harga telur membuat peternak ayam dirinya bisa bernapas lega.
Dibanding kondisi beberapa waktu lalu saat harga telur anjlok di kisaran Rp 10 ribu per kilogram, saat ini harga telur naik menjadi Rp 20 - 22 ribu per kilogramnya.
"Sekarang harga telur Rp 200 - 220 ribu per kotak. Satu kotak itu isinya sepuluh kilogram. Kenaikan ini masih baru terasa selama dua minggu terakhir," katanya, seperti dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com, Rabu (22/12/2021).
Namun, para petelur masih merugi sebab keuntungan kenaikan harga telur saat ini belum bisa menutup kerugian yang dialami peternak beberapa waktu lalu yang memang cukup besar.
Saat itu, dalam sehari ia mengalami kerugian mencapai Rp 1 juta, karena harga telur yang anjlok. Apalagi anjloknya harga telur ini bertahan hampir satu bulan lebih.
"Sekarang harga telur ayam memang sudah meningkat. Tetapi meskipun sudah naik, hasilnya masih belum cukup untuk menutupi kerugian saat harga telur yang anjlok kemarin," katanya.
Kini keluhan Dani, juga timbul karena harga pakan ternak yang mahal. Harga jagung berkualitas makanan utama ayam petelur misalnya dijual Rp 5.500 sampai Rp 5.700 satu kilogram.
"Normalnya harga jagung ada di kisaran Rp 4.000- 5.000 per kilogram. Kalau sekarang masih harus mencari alternatif lain," katanya menegaskan.
Baca Juga: Pelecehan Seksual di Boarding School Kota Batu, Kepsek Sebut Pelaku Sudah Tobat
Alternatif pakan itu misalnya dengan membeli jagung yang sedikit masih basah. Hal itu dipilih karena harganya jauh lebih murah ketimbang jagung kering apalagi yang sudah diselep.
"Kalau yang agak basah harganya masih lebih terjangkau. Jadi secara operasional masih cukup," katanya menegaskan.
Berita Terkait
-
Pelecehan Seksual di Boarding School Kota Batu, Kepsek Sebut Pelaku Sudah Tobat
-
7 Cafe di Malang, Tempat Makan Hits yang Instagramable dan Populer
-
7 Cafe di Batu Malang yang Hits dan Romantis, Cocok untuk Dinner Bareng Pacar
-
Mahasiswa PMM UMM Memberikan Edukasi Sosial Budaya Negara-negara di Asia Timur
-
Cerita Satpam di Malang Ini Selamat Meski Sejam Terpendam Tanah Longsor
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
4.000 Personel Gabungan Siaga Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang, Ini Alasannya
-
Ketel Uap Pabrik Tahu Meledak di Malang, Seorang Pekerja Tewas
-
BRI Peduli Prioritaskan Korban Terparah dalam Penyaluran Bantuan Bencana Cisarua
-
5 Fakta Anak Curi Motor di Malang, Aksi Terekam CCTV hingga Diselidiki Polisi
-
BRI Dorong Transformasi Perbankan Lewat Human Capital BFLP Specialist 2026