- Jalan kaki rutin dapat menjadi strategi efektif menurunkan berat badan tanpa perlu melakukan olahraga berat di pusat kebugaran.
- Para ahli merekomendasikan teknik jalan cepat, berjalan di medan menanjak, menggunakan beban, serta menerapkan metode interval untuk membakar kalori.
- Konsistensi mencapai 10.000 langkah setiap hari selama 30 hingga 60 menit terbukti mampu mengoptimalkan hasil pembakaran lemak tubuh.
SuaraMalang.id - Siapa bilang menurunkan berat badan harus selalu melibatkan olahraga berat atau langganan gym yang mahal? Rahasia tubuh ideal ternyata ada pada aktivitas paling sederhana yang kita lakukan setiap hari yaitu dengan jalan kaki.
Namun, jangan asal melangkah. Untuk menciptakan defisit kalori yang maksimal, Anda perlu mengubah cara berjalan Anda menjadi sebuah strategi latihan yang terukur.
Berikut adalah 5 tips jalan kaki yang direkomendasikan para ahli untuk mempercepat penurunan berat badan:
1. Tingkatkan Kecepatan (Brisk Walking)
Berhenti sejenak dari mode "jalan santai". Untuk membakar lemak, Anda harus melakukan brisk walking atau jalan cepat dengan kecepatan sekitar 5–6 km/jam.
Tandanya? Detak jantung Anda meningkat dan napas mulai sedikit memburu, namun Anda masih bisa berbicara dengan nyaman. Rutinitas jalan cepat selama 30 menit saja mampu membakar antara 133 hingga 189 kalori.
2. Taklukan Medan Menanjak (Incline Walking)
Jangan hanya terpaku pada jalanan rata. Cobalah mencari rute perbukitan atau atur fitur incline pada treadmill Anda.
Berjalan di medan menanjak memberikan tantangan lebih bagi otot kaki dan jantung, sehingga kalori yang terbakar jauh lebih besar dibandingkan berjalan di permukaan datar.
3. Mainkan Tempo dengan Teknik Interval
Ingin pembakaran lemak yang lebih efisien? Gunakan metode interval. Caranya mudah. Lakukan jalan sangat cepat selama 1-2 menit, lalu kembalilah ke kecepatan santai selama 2 menit untuk pemulihan. Ulangi siklus ini sepanjang sesi latihan Anda. Teknik ini terbukti ampuh memicu metabolisme tubuh bekerja lebih keras.
4. Tambahkan Beban Tambahan
Paksa tubuh Anda mengeluarkan energi ekstra dengan menambah beban. Anda bisa menggunakan rompi pemberat (weighted vest) atau membawa dumbbell ringan saat berjalan. Beban tambahan ini akan meningkatkan intensitas latihan tanpa harus menambah durasi waktu Anda.
Baca Juga: Arema FC Juara Piala Presiden 2022, Aremania Jalan Kaki Sejauh 22 Kilometer
5. Konsistensi Adalah Kunci
Hasil yang fantastis tidak datang dari latihan sekali waktu. Jadikan jalan kaki sebagai rutinitas harian dengan durasi minimal 30–60 menit.
Jika jadwal Anda padat, jangan khawatir! Anda bisa membaginya ke dalam beberapa sesi pendek. Fokuslah pada target 10.000 langkah sehari untuk memastikan tubuh tetap aktif dan pembakaran kalori tetap terjaga.
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Taklukkan Bara di Gunung Bromo
-
Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri
-
Misteri Jasad Wanita Tanpa Identitas di Dalam Sumur Gegerkan Warga Bululawang
-
Dukung Danantara Indonesia, BRI Perkuat Transformasi dan Bisnis Produktif
-
Inovasi di TPA Supit Urang: Saat Sampah Plastik Malang Disulap Jadi Solar Pembakar Mesin