SuaraMalang.id - Kepala Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Nurul Yakin memblokir sejumlah akses jalan menuju kawasan lereng Gunung Semeru, termasuk area Besuk Kobokan yang menjadi daerah aliran lahar Semeru.
Kades Nurul Yakin juga telah menyosialisai kepada warganya agar tidak mendekat ke zona merah erupsi Semeru. Hal ini merespon peningkatan status Gunung Semeru dari level 2 waspada menjadi level 3 siaga. Masyarakat dilarang beraktivitas di sektor Tenggara Besuk Kobokan radius 13 kilometer dari puncak Semeru.
Pemblokiran atau penyekatan akses dilakukan seadanya menggunakan ranting dan pohon agar pengunjung tidak menerobos masuk ke zona merah.
"Sudah kami sosialisasikan terus menerus apalagi siaga sudah kami beritahu setiap RW dan warga agar tidak menengok lagi," katanya, Jumat (17/12/2021).
Pihaknya juga mengerahkan Linmas dan masyarakat setempat berjaga dan mengadang pengunjung atau wisatawan.
"Pastinya iya Linmas dan semua pemuda nanti dikerahkan," tutur dia.
Terkini, aktivitas Gunung Semeru terpantau masih normal. Cuaca di Kecamatan Pronojiwo pun cerah.
"Masih kondusif dan cerah normal-normal saja, tapi kami tetap waspada dan menyarankan warga agar ke tempat pengungsian," tutup dia.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Baca Juga: Rumah Warga Terdampak Erupsi Semeru Penuh Sampah Diduga Ulah 'Wisatawan'
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Viral Tampar Siswa di Depan Gerbang, Kepsek SMPN 18 Malang Resmi Dicopot Usai Didemo Massal
-
Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok
-
Nikmati Keseruan Pestapora 2026 Bareng BRImo dengan Ragam Program Spesial
-
Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Resmi Dibuka 26 September, 3.700 Pendaki Prioritas Reschedule
-
Ekstra 27.000 GarudaMiles, Keuntungan Perjalanan untuk Nasabah BRI Prioritas