SuaraMalang.id - Rupa-rupa cara dilakukan pemerintah bersama TNI dan Polri agar masyarakat mau mengikuti vaksin. Bahkan ada yang sampai diiming-imingi dengan hadiah.
Di Kabupaten Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara misalnya, polisi bersama Satuan Tugas Vaksinasi Covid-19 setempat melakukan operasi vaksin massal berhadiah.
Hal ini dilakukan untuk menarik minat warga setempat. Seperti dijelaskan Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Halmahera Utara Kompol Alwan. Ia mengatakan, operasi vaksin secara masal akan berlangsung selama 20 hari.
Dikutip dari suaraindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Alwan mengatakan selain berhadiah, Satgas covid-19 juga akan memberikan bantuan sembilan bahan pokok bagi masyarakat miskin kususnya di wilayah terpencil seperti Kecamatan Kao, Kecamatan Malifut serta wilayah lain.
Menurutnya, kegiatan vaksin berhadiah ini di lakukan, guna percepatan target vaksinasi. Hingga kini baru 40 persen yang di capai sementara target harus di selesaikan yaitu 70 persen yang rencananya akan selesai pada bulan Desember 2021.
"Baru 40 persen dari 70 persen yang ditargetkan," ungkap Alwan, Kamis (2/12/2021).
Ditambahkan, gelaran operasi vaksin berhadiah di bagi menjadi 8 zona dengan mengoptimalkan seluruh Pos Kepolisian, Puskesmas di seluruh Kecamatan di Halmahera Utara. Untuk Kecamatan Tobelo sendiri, akan dimulai malam ini.
Untuk itu dia berharap, bagi masyarakat yang belum di vaksin agar segera ke pos pos Kepolisian setempat sekaligus akan di berikan kupon berhadiah.
Diketahui hadiah yang di siapkan berupa 1 unit sepeda motor, puluhan unit mesin cuci, kipas angin serta sejumlah hadiah menarik lainnya.
Baca Juga: Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan di Kelurahan Kebon Baru
Berita Terkait
-
Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan di Kelurahan Kebon Baru
-
Vaksinasi Covid-19 Buat Lansia Probolinggo Ditargetkan Capai 70 Persen
-
Pengunjung Malioboro Soal Vaksinasi Gratis: Enggak Ribet Syaratnya
-
Capaian Masih Rendah, Pemkot Kediri Sasar Vaksinasi Pelajar 12 Tahun ke Atas
-
Warga Sumenep Pilih Sinovac Makanya Habis, Padahal Stok Moderna dan Astrazeneca Banyak
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang
-
Optimistis Tumbuh Berkelanjutan, BRI Konsisten Perkuat Kepercayaan Lewat Buyback Saham
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos