SuaraMalang.id - Hujan deras mengguyur daerah Jember Jawa Timur semalaman, Kamis malam hingga Jumat dini hari (18-19/11/2021). Akibatnya sungai meluap.
Bahkan ada juga tanah longsor. Bencana banjir dan tanah longsor ini terjadi di Kecamatan Tanggul, Bangsalsari, dan Semboro. Permukiman warga pun terendam banjir setinggi 30 hingga 100 centimeter.
Sebanyak 20 rumah di Desa Bangsalsari, Kecamatan Bangsalsari, terendam air setinggi 90 centimeter. Bahkan tembok pondok pesantren putri MHI jebol sepanjang 10 meter.
"Sebanyak 300 orang pengurus dan santriwati diungsikan ke tempat yang lebih aman," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember Mahmud Rizal, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Jumat (19/11/2021).
Tembok Ponpes Ar-Rasyid juga jebol. Akibatnya kurang lebih 130 orang pengurus dan santri serta santriwati diungsikan ke tempat lebih aman. Mereka yang mengungsi termasuk 12 orang balita dan orang lanjut usia.
Banjir setinggi 60 centimeter juga merendam 32 rumah di Desa Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari pada pukul 18.30. Namun pukul 00.30, Jumat dini hari, air sudah surut. Sementara itu di Desa Banjasari, tanah longsor menutup jalan sepanjang 35 meter.
Banjir juga terjadi Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul. Sebanyak 83 rumah terendam air berketinggian 20 – 80 centimeter selama kurang lebih 15-20 menit. Tiga musala pun ikut kebanjiran.
Sementara itu di Desa Tanggul Wetan, 85 rumah terendam air berketinggian 20 – 40 centimeter. Ada empat rumah di Desa Sidomekar, Kecamatan Semboro, yang terdampak banjir.
"Ketinggian air sudah berangsur-angsur surut secara perlahan. Namun di beberapa lokasi sudah surut menyisakan lumpur dan diperlukan proses pembersihan di lokasi terdampak. Namun ada Desa Banjarsari hanya bisa dilewati kendaraan roda dua," kata Rizal.
Baca Juga: Bupati Jember Sebut Akan Ada Banjir Susulan Lebih Besar
Berita Terkait
-
Bupati Jember Sebut Akan Ada Banjir Susulan Lebih Besar
-
Keras! Spanduk Peringatan Dilarang Mencuri Pisang Ini Bikin Orang Ketar-ketir
-
Banjir Melanda Bangsalsari Jember
-
Dua Kecamatan di Jember Diterjang Banjir dan Longsor, Ratusan Warga Mengungsi
-
Mayat Pria Sarungan Berkaos Merah di Temukan di Warung Tutup Jember
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Detik-Detik Yaim Min Tumbang di Polresta Malang: Mengembuskan Napas Terakhir Saat Lapor Polisi
-
Kasus Terkubur Bersama Jasad: Akhir Dramatis Perjalanan Hukum Yai Mim di Balik Jeruji
-
Modal 3 Jutaan Bisa Punya Laptop Gahar? Ini 5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Pelajar
-
Wasiat Terakhir Yai Mim: Kepulangan Sunyi ke Pelukan Tanah Kelahiran
-
Teka-teki Napas Terakhir Yai Mim: Sehat Walafiat Sebelum Maut Menjemput di Polresta Malang