SuaraMalang.id - Seoran warga Desa Campor Barat Kecamatan Ambuten, Sumenep, Taufiqur Rahman (27) dan Wasil, warga Desa Tambaagung Tengan kecamatan yang sama dicokok polisi.
Keduanya kedapatan melakukan transaksi narkoba di Jalan Raya Ambunten. Aksi keduanya terendus kepolisian. Saat digeledah, sabu ternyata disimpan di gulungan sarungnya Taufiq.
Dijelaska Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat bahwa akan ada transaksi sabu di wilayah Ambunten. Anggota Satreskoba Polres Sumenep pun melakukan penyelidikan secara intensif.
"Tersangka Taufiq ditangkap di pinggir Jalan Raya Ambunten, dan tersangka Wasil ditangkap di depan masjid di Desa Tambaagung Tengah," katanya, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Rabu (27/10/2021).
Ketika mendapat informasi valid bahwa tersangka Taufiq akan melakukan transaksi sabu di pinggir jalan raya Ambunten, maka petugas langsung melakukan penangkapan.
"Saat ditangkap, tersangka sedang duduk di pinggir jalan. Petugas kemudian melakukan penggeledahan badan tersangka. Ternyata ditemukan barang bukti di gulungan sarung yang dipakai tersangka berupa 1 bungkus rokok merk Gudang Garam Surya 12, yang di dalamnya terdapat 2 poket sabu," ungkap Widiarti.
Dua poket sabu yang ditemukan di gulungan sarung tersangka Taufiq masing-masing dengan berat kotor 0,48 gram dan 0,44 gram. "Saat ditunjukkan, tersangka Taufiq mengakui bahwa sabu itu miliknya, yang didapat dengan membeli dari Wasil," ungkap Widiarti.
Mendengar itu, petugas Satresnarkoba Polres Sumenep langsung melakukan pengembangan dan menangkap Wasil di pinggir jalan raya, depan sebuah Masjid di Desa Tambaagung Tengah, Kecamatan Ambunten. Saat ditangkap, tersangka Wasil sedang duduk di atas sepeda motornya.
"Berdasarkan hasil introgasi, Wasil mengakui telah menjual sabu kepada Taufiqur Rahman. Petugas pun melakukan penggeledahan badan pada tersangka Wasil. Ternyata ditemukan barang bukti pada gulungan sarung yang dipakai tersangka berupa 1 poket sabu seberat 0,28 gram," terang Widiarti.
Baca Juga: Tok! Pilkades Serentak Kabupaten Sumenep Digelar 25 November 2021
Selain itu, juga ditemukan 1 unit HP merk OPPO warna merah pada kotak box sebelah kiri sepeda motornya. HP itu diakui tersangka sebagai alat komunikasi untuk bertransaksi sabu.
Kedua tersangka berikut barang buktinya saat ini diamankan ke kantor Satresnarkoba Polres Sumenep guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. "Tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika," ujarnya.
Berita Terkait
-
Tok! Pilkades Serentak Kabupaten Sumenep Digelar 25 November 2021
-
Habis Kulakan, Penjual Ikan Mati Mendadak di Pasar Sumenep, Warga Gempar
-
Warga Sumenep Pilih Sinovac Makanya Habis, Padahal Stok Moderna dan Astrazeneca Banyak
-
Stok Vaksin Sinovac di Kabupaten Sumenep Sudah Habis, Istilahnya Pinjam Dulu Lah..!
-
Soto Campor Khas Sumenep Madura, Begini Resep dan Cara Bikinnya
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang