SuaraMalang.id - Vaksin booster atau vaksinasi dosis ketiga untuk masyarakat umum bisa jadi segera dilakukan di Kota Malang. Tujuannya untuk mengantisipasi gelombang ketiga penularan Covid-19. Vaksin booster itu diwacanakan terealisasi pada akhir 2021.
Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, memang ada instruksi dari pemerintah pusat tentang vaksin booster bagi masyarakat umum.
"Sudah ada instruksi dari pemerintah pusat. Menteri Kesehatan menyampaikan ada 24 juta vaksin yang disiapkan," ujarnya mengutip dari TIMES Indonesia jaringan Suara.com, Jumat (15/10/2021).
Vaksin booster, lanjut dia, diharapkan menguatkan herd immunity atau kekebalan komunal.
"Untuk penguatan di tingkat masyarakat. Herd Immunity kami kuatkan dan info sekarang kan juga bakal ada gelombang ketiga, jadi ini untuk langkah antisipasinya," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan, untuk mekanisme pelaksanaan vaksinasi Booster bagi masyarakat hingga saat ini masih menunggu petunjuk dari Pemerintah Pusat.
"Terkait itu kami masih menunggu regulasinta dari Kemenkes. Nanti di bertahap seperti pelaksanaan vaksin sebelumnya atau bagaimana sasarannya, masih menunggu," tuturnya.
Selanjutnya, untuk progres vaksinasi booster bagi tenaga kesehatan (nakes) di Kota Malang, kata Husnul, hingga saat ini mencapai 91,76 persen.
"Sementara vaksin booster memang untuk nakes saja. Kalau ketersediaan dosis vaksin di kami (Dinkes) ada sekitae 75 ribu dosis," pungkasnya.
Baca Juga: Warga Kota Malang Ditargetkan Rampung Vaksinasi Akhir 2021
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur
-
Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar
-
BRI Siapkkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Ini Tujuannya
-
Modal Rp25 Juta Beli 5 Kg Ganja di Medsos, Petani Asal Malang Diciduk Polisi