SuaraMalang.id - Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mendesak supaya kasus dugaan kekerasan seksual SMA Selamat Pagi Indonesia (SMA SPI) di Kota Batu, Jawa Timur dapat segera disidangkan.
Arist berharap polisi dapat segera membereskan berkas ke Kejaksaan Tinggi Jatim agar segera memasuki persidangan.
"Updatenya Kejati Jatim itu meminta kelengkapan berkas lagi ke Polda Jatim karena updatenya nanti ada berkas-berkas dilengkapi Polda Jatim. Saya berharap Kejati memproses itu karena sudah hampir lima bulan kasus ini tidak ada perkembangan uang signifikan. Agar tidak terjadi kayak di Luwu Timur," tutur dia.
Arist juga menjelaskan, saat tahap persidangan nanti, Arist akan menghadirkan 10 sampai 20 saksi untuk mendukung kesaksian 12 pelapor yang telah diperiksa Polda Jatim.
"Saksi itu termasuk korban termasuk anak-anak ini uang punya masalah melaporkan juga. Karena ada 12 anak lagi yang sudah diperiksa Polda Jatim," tutur dia.
Selain menghadirkan puluhan saksi, 56 kuasa hukum akan dihadirkan untuk mendampingi pelapor saat persidangan nanti.
"Kami terdiri dari 56 kuasa hukum akan mendampingi pelapor. Kami akan menghadirkan saksi 12 yang sudah diperiksa Polda Jatim. Nanti yang masih di daerah sekitar 20-an orang saksi yang mendukung kesaksian pelapor," tutur dia.
Dia pun yakin, terduga pelaku yakni pendiri SMA SPI, JEP akan dikenai hukuman tuntutan seumur hidup kurungan.
"Saya kira dia bisa kena tuntutan seumur hidup karena UU 17 Tahun 2016 yang ditetapkan oleh Polda Jatim lalu UU tentang kekerasan fisik. Harapannya JEP oleh Kejari nanti dikenakan tuntutan seumur hidup. Karena kategori pidana khusus dan dilakukan berulang-ulang," tutup dia.
Baca Juga: Komnas PA: Ada Tersangka Lain Kasus Kejahatan di SMA SPI Kota Batu
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Motor Mahasiswa Raib 'Distep' Maling, Pelaku Kena Jebak Pas Mau COD
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Dorong Kesempatan Kerja Setara lewat Pelatihan
-
Jadi Proyek Antikorupsi KPK, Kampus UB Diguncang Aliran Duit Pemerasan
-
Nekat Ritual di Jalur Terlarang Puncak Batu Tulis, 9 Pendaki Ilegal di Malang Dievakuasi Dramatis
-
Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya